PERLINDUNGAN HUKUM BAGI DOKTER RUMAH SAKIT BETHESDA DIKAITKAN DENGAN KETENTUAN PASAL 29 AYAT (1) HURUF s UNDANG-UNDANG NOMOR 44 TAHUN 2009 TENTANG RUMAH SAKIT
Adhiyatno Priambodo, Dr. Siswanto Sastrowijoto, Sp.THT-KL (K)., M.H.
2012 | Tesis | S2 Magister Hukum KesehatanDokter merupakan motor penggerak utama seluruh pelayanan medis kepada pasien di rumah sakit. Sengketa medik merupakan kejadian yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman bagi dokter. Rasa tidak nyaman tersebut akan mempengaruhi kualitas pelayanan medik. Dokter perlu mendapatkan perlindungan secara khusus oleh rumah sakit. Rumah Sakit Bethesda memiliki kewajiban untuk melindungi dan memberikan bantuan hukum bagi dokter. Penelitian ini adalah penelitian yuridis-empiris yaitu penelitian yang memadukan penelitian yuridis berupa penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan telah dilakukan untuk mendapatkan data sekunder. Penelitian lapangan dilakukan untuk mendapatkan data primer atau data empiris tentang faktor apa yang menyebabkan perlunya perlindungan hukum bagi dokter Rumah Sakit Bethesda, apakah Rumah Sakit Bethesda memberikan perlindungan hukum dan bentuk perlindungan hukum bagi dokter. Responden penelitian ini adalah manajemen Rumah Sakit Bethesda dan dokter Rumah Sakit Bethesda. Cara yang digunakan untuk mendapatkan data primer penelitian adalah dengan wawancara atau interview. Analisis hasil penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Faktor yang menyebabkan perlunya perlindungan khusus bagi dokter Rumah Sakit Bethesda yang terlibat dalam sengketa medis adalah karena adanya dokter Rumah Sakit Bethesda yang melakukan defensive medicine yang disebabkan rasa tidak nyaman dimana hal tersebut merupakan pelanggaran kewajiban untuk melakukan kendali mutu dan kendali biaya dalam pelayanan kesehatan. Rumah Sakit Bethesda telah memberikan perlindungan hukum bagi dokter dengan cara menetapkan peraturan yang memberikan perlindungan hukum. Rumah Sakit Bethesda menyiapkan anggaran biaya untuk menyelesaikan sengketa medik.
Physician is the primary of medical services in the hospital. Medical dispute was an event that can cause discomfort for the physician. Discomfort will affect the quality of medical care. Physicians need to be protected in particular by the hospital. Bethesda Hospital has an obligation to protect and provide legal assistance to physicians. This study was juridico-empirical research that combines legal research form of library research and field research. Library research has been done to obtain secondary data. Fieldwork was conducted to obtain primary data or empirical data on what factors that need for legal protection for physicians Bethesda Hospital, Bethesda Hospital is providing legal protection and other forms of legal protection for the physicians. Respondents of this research is the management of Bethesda Hospital and Bethesda Hospital physicians. Way used to obtain primary data research is to interview. The analysis the results of research conducted with a qualitative approach. Factors that cause of special protection for Bethesda Hospital physician involved in medical disputes is due to the Bethesda Hospital physicians who perform defensive medicine caused discomfort that constitute a breach the obligation to perform quality control and cost control in health care. Bethesda Hospital has been providing legal protection for physicians by establishing rules that provide legal protection. Bethesda Hospital prepared a budget for the cost of medical dispute resolution.
Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Dokter, Sengketa Medik, Peraturan, Anggaran