HUBUNGAN ANTARA STRESS, SOMATISASI DAN KEBAHAGIAAN
Laurensia Aptik Evanjeli, Prof. Johana Endang Prawitasari, Ph.D
2012 | Tesis | S2 PsikologiKebahagiaan merupakan salah satu bentuk psikologi positif yang dipandang penting untuk diteliti karena dapat menjadi indikator pelayanan kesehatan mental yang dibutuhkan individu (Perneger, Hudelson & Bovierl, 2004). Sebagai indikator kesehatan mental, kebahagiaan dapat dipengaruhi oleh banyak hal seperti tingkat stres dan somatisasi yang dialami individu. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara stres dan kebahagiaan secara langsung maupun melalui mediator somatisasi. Subjek penelitian ini berjumlah 110 orang mahasiswa S1 Psikologi UGM yang dipilih secara insidental. Data dianalisa menggunakan analisis jalur untuk menguji model hubungan ketiga variabel. Hasil menunjukan adanya hubungan langsung antara stres dan kebahagiaan. Standardized coeficient beta atau koefisien jalur antara stres dan kebahagiaan sebesar -0,425 (p < 0,05). Hubungan antara stres dan somatisasi sebesar 0,675 (p < 0,05) serta hubungan antara somatisasi dan kebahagiaan sebesar -0,278 (p < 0,05). Adanya hubungan antara stres dan somatisas serta somatisasi dan kebahagiaan menunjukan adanyan hubungan tidak langsung antara stres dan kebahagiaan melalui mediator somatisasi. Sementara hubungan stres dan kebahagiaan melalui mediator somatisasi terbukti dengan besar sumbangan -0,5978. Hal ini membuktikan bahwa terjadi peningkatan hubungan antara stres dan kebahagiaan melalui mediator somatisasi.
Happiness had become an important indicator of mental health care which people need (Perneger, Hudelson, & Bovierl, 2004). Happiness as an indicator of mental health could influenced by stress and somatization. This research aimed to examine the correlation between stress and somatization toward happiness. A total number of participants were 110 undergraduate students of Psychology Faculty at Universitas Gadjah Mada who were chosen accidentally. Data was analyzed using path analysis to examine the path model. Result showed that there was a correlation between stress toward health. Standardized coefficient beta between stress toward happiness was -0,425 (p < 0,05). Meanwhile correlatioan between stress toward somatization was 0,675 (p < 0,05) and correlatioan between somatization toward happiness was -0,278 (p < 0,05). There were significant correlatioan between stress toward somatization and also somatization toward happiness. It showed there were indirect correlation between stress toward happiness through somatization. However, correlation between stress toward happiness through somatization was -0,5978. This correlation showed correlation between stress toward happiness were increase with mediator somatization.
Kata Kunci : stres, somatisasi, kebahagiaan