Laporkan Masalah

NILAI-NILAI ARSITEKTUR TRADISIONAL BALI DALAM RUMAH TINGGAL ORANG BALI DI YOGYAKARTA

I Kadek Mardika, S.T., Ir. Sudaryono, M.Eng., Ph.D.

2012 | Tesis | S2 Teknik Arsitektur

Masyarakat Bali sudah lama dikenal memiliki keunikan arsitektur yang sangat memperhatikan keharmonisan dengan lingkungan/alam dan kaya akan pemaknaan intangible yang dituangkan dalam nilai-nilai arsitektur tradisional Bali dengan dijiwai keyakinan Hindu Bali. Nilai-nilai arsitektur tradisional Bali ini seakan sudah melekat menjadi satu kesatuan dalam keyakinan Hindu yang dianut oleh masyarakat Bali, sehingga akan tetap dibawa sebagaimana mereka mempercayai agama Hindu itu sendiri. Di sisi lain, masyarakat Bali juga dikenal mempunyai daya adaptasi kreativitas, dan gagasan-gagasan inovatif dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya, termasuk dalam arsitektur. Dalam penelitian ini digunakan paradigma fenomenologi, dengan lingkup penelitian sampai hal-hal transendental yang tersembunyi di balik empiris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep rumah tinggal orang Bali yang dilihat dari kajian arsitektur tradisional (Bali) dan pengaruh lingkungan sekitarnya (di Yogyakarta). Langkah awal penelitiannya bertitik tolak dari melihat bagaimana orang Bali mengimplentasikan nilai-nilai arsitektur tradisional Bali yang melekat dengan keyakinan Hindu Bali dalam rumah tinggal mereka, dan dikaitkan dengan daya adaptasi mereka dalam menjaga keselarasan dengan lingkungan sekitarnya, baik secara fisik maupun non-fisik. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa konsep pembangunan rumah tinggal orang Bali tidak bisa dilepaskan dari konsep ikatan orang Bali dengan leluhurnya (kawitan) yang dalam implementasinya mencakup ikatan dengan rumah asal dan agama (Hindu Bali). Konsep ikatan kawitan ini mengandung makna adanya ikatan nilai-nilai spiritual, ikatan fisik sebagai identitas rumah, daya adaptasi, dan kegiatan ritual yang dilaksanakan oleh orang Bali. Konsep temuan ini terlahir sebagai hasil adaptasi nilai-nilai arsitektur tradisional Bali dengan kondisi lingkungan di Yogyakarta, yang dijiwai oleh keyakinan Hindu Bali.

Balinese society has been known having architectural uniqueness which widely considers harmony with environment/nature and rich in intangible meanings included in Balinese-traditional architecture values that inspired by Balinese Hinduism Faith. These Balinese-traditional architecture values have been inherent in an entity of Hinduism faith followed by Balinese society, so that these will be brought as they believe in Hinduism religion alone. On the other hand, Balinese society is also known having adaptive force of creativity, and innovative ideas in self-adapting to their environment, including architecture. This research used phenomenological paradigm, with research scope until transcendental issues hidden in empiricism. This research objective was to understand concepts of Balinese residence seen from study of traditional architecture (Bali) and effect of environment surrounding (in Yogyakarta). Initial steps of research started from way Balinese people implement values of Balinese traditional architecture inherent in Balinese Hinduism faith in their houses, and associated with their adaptive force in keeping harmony with environment surrounding, both physically and non-physically. The results of research indicated that concepts of Balinese residence development cannot be independent of concept of association of Balinese people with ancestors (kawitan) whose implementation consists of association with provenance houses and religion (Balinese Hinduism). This kawitan association concept contains meaning of association of spiritual values, physical association as house identity, adaptive force, and ritual activities implemented by Balinese people. These finding concepts are born as results of adaptation to Balinese traditional architecture values with environmental condition in Yogyakarta, inspired by Balinese Hinduism faith.

Kata Kunci : nilai-nilai arsitektur tradisional Bali, kawitan, keyakinan Hindu Bali.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.