KAJIAN PENATAAN LINGKUNGAN PADA LAHAN PASCA PENAMBANGAN BATUBARA SISTEM TERBUKA
Ariza Galih Rakasiwi, Dr. Langgeng Wahyu Santosa, M.Si
2012 | Tesis | S2 Magister Pengelolaan LingkunganPenelitian ini dilakukan pada wilayah Ijin Usaha Pertambangan PT. Tunas Muda Jaya dan PT. Satria Mahkota Gotek di Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur, bertujuan untuk mengkaji kondisi lahan pasca tambang batubara dan menentukan alternatif reklamasi lahan pasca tambang yang paling sesuai untuk kawasan budidaya kehutanan (KBK) dan kawasan budidaya non kehutanan ( KBNK) pada daerah penelitian, melakukan evaluasi kesesuaian lahan pasca tambang batubara untuk berbagai tanaman produktif pada daerah penelitian dan merumuskan strategi pengelolaan lingkungan lahan pasca penambangan batubara. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kasus lokasi penelitian. Penggunaan pendekatan kasus dalam penelitian ini karena kondisi lahan pasca penambangan batubara memiliki karakteristik lahan yang khusus berupa morfologi, tanah, iklim dan biota yang relatif seragam. Metode yang digunakan berupa metode survei dengan penentuan titik sampel menggunakan metode purposive sampling. Analisis data yang dilakukan bersifat deskriptif kuantitatif untuk memperoleh gambaran tentang nilai dan pola persebaran obyek kajian secara keruangan dengan peta kesesuaian lahan yang membuat suatu rumusan berupa strategi pengelolaan lingkungan lahan pasca penambangan batubara yang dirumuskan melalui metode analisis matriks strategi. Hasil penelitian adalah berupa satuan reklamasi lahan pasca penambangan batubara, yang seluruhnya terdiri dari delapan (8) satuan lahan reklamasi. PT. Tunas Muda Jaya yang berada di Kawasan Budidaya Kehutanan terdiri dari enam (6) satuan yaitu, Pit O dan Pit N south yang revegetasi pada tahun 2009, Pit O2 A dan Pit O2 B yang revegetasi pada tahun 2010 serta Pit M1 dan Pit N west yang revegetasi pada tahun 2011 sedangkan PT. Satria Mahkota Gotek yang berada di Kawasan Budidaya Non Kehutanan terdiri dari dua (2) satuan yaitu, Pit 1 yang revegetasi pada tahun 2010 dan Pit CT yang direvegetasi pada tahun 2011. Strategi pengelolaan lingkungan pada lahan pasca penambangan di Kabupaten Paser di kawasan budidaya kehutanan dengan melakukan penanaman kombinasi antara tanaman kayu-kayuan berupa tanaman mahoni sebagai tanaman utama dengan tanaman budidaya seperti karet dan durian sebagai tanaman sisipan sedangkan di kawasan budidaya non kehutanan yaitu penanaman kelapa sawit dengan sisipan tanaman buah-buahan yaitu kakao, durian, langsat dan rambutan.
The research was conducted at mining of permit area PT Tunas Muda Jaya and PT Satria Mahkota Gotek at Paser District East Kalimantan Province, which aims to review condition coal post-mining land and determine alternative reclamation of post-mining land is most suitable for area cultivation of forestry (KBK) and area cultivation of non-forestry (KBNK) in the area of research, to evaluate the suitability coal post-mining land for a variety of productive plants in the area of research and formulate a strategy of environmental management coal post-mining land. The approach used in this study is the approach of the case study sites. It is using in this study because of the condition of of land post mining of coal has a specific land characteristics such as morphology, soil, climate and biota are relatively uniform. The method used a survey method to the determination of sample points using the method of purposive sampling. Data analysis was carried out descriptive quantitatively to acquire overview of values and patterns of examine the spatial distribution of objects with the land suitability map which makes the formulation of a strategy of environmental management coal post mining of land that is formulated through a matrix strategy. Results of the research is a unit reclamation coal post-mining land, which is entirely composed of eight (8) units of reclamation land. PT Tunas Muda Jaya consists of six (6) units, namely, Pit O and Pit N south of revegetation in the year 2009, Pit O2 A and Pit O2 B of revegetation in the year 2010 as well as Pit M1 and Pit N west of revegetation in the year 2011, while PT Satria Mahkota Gotek consists of two (2) units namely, the revegetation Pit 1 in the year 2010 and the the revegetation Pit CT in the year 2011. Environmental management strategies in the post-mining land in the District Paser in the region forest cultivation by planting a combination of woody plants such as mahogany as the main crop plants with cultivated plants such as rubber and durian crop farming inserts, while in the region non-forestry is the planting of oil palm with insertion fruit plants are cocoa, durian, langsat and rambutan.
Kata Kunci : Reklamasi, lahan pascatambang, kesesuaian lahan.