Laporkan Masalah

KETERBUKAAN TERHADAP PENGALAMAN, ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR DAN BUDAYA ORGANISASI BERORIENTASI KARYAWAN SEBAGAI PREDIKTOR KINERJA KARYAWAN

Pratista Arya Satwika, Drs. Fathul Himam, MPsi., MA., Ph.D., Psi

2012 | Tesis | S2 Magister Profesi Psikologi

Era globalisasi saat ini menuntut kinerja organisasi yang tinggi untuk dapat bertahan. Banyaknya permasalahan tentang SDM di Indonesia secara tidak langsung mempengaruhi kinerja individu dalam organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keterbukaan terhadap pengalaman, organizational citizenship behavior dan budaya organisasi berorientasi pada karyawan sebagai prediktor dari kinerja karyawan. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah keterbukaan terhadap pengalaman, organizational citizenship behavior dan budaya organisasi berorientasi terhadap karyawan merupakan prediktor dari kinerja karyawan. Penelitian ini merupakan studi lapangan yang akan menggunakan metodologi kuantitatif, dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data. Kuesioner yang digunakan adalah kuesioner keterbukaan terhadap pengalaman (McCrae & Costa, 2003), organizational citizenship behavior (Organ, Podsakoff & MacKenzie, 2006), budaya organisasi berorientasi pada karyawan (Hofstede, Hofstede & Minkov, 2010) dan kinerja karyawan (Bernardin & Russel, 1998; Coole, 2003). Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi. Hasil analisis data terhadap 166 responden menyatakan bahwa variabel keterbukaan terhadap pengalaman, organizational citizenship behavior dan budaya organisasi berorientasi terhadap karyawan secara bersama sama memberikan kontribusi sebesar 49,5% terhadap kinerja karyawan.

Globalization era demands high organization’s performance to survive. There are some human resource problems in Indonesia that indirectly influence individual performance in the organization. This research is aimed to determine openness to experience, organizational citizenship behavior and employee-oriented organizational culture as employee performance predictor. Hypothesis that is proposed in this research is openness to experience, organizational citizenship behavior and employee-oriented organizational culture as employee performance predictor. This research is a field study that uses quantitative methodology, by using questionnaire as data collecting tool. Questionnaire used is questionnaire about openness to experience (McCrae & Costa, 2003), organizational citizenship behavior (Organ, Podsakoff & MacKenzie, 2006), employee-oriented organizational culture (Hofstede, Hofstede & Minkov, 2010), and employee performance (Bernardin & Russel, 1998; Coole, 2003). Hypothesis test is done by using regression analysis. Data analysis result toward 166 respondents explain that openness to experience variable, organizational citizenship behavior variable, employee-oriented organizational culture variable work together to give influential contribution 49.5% toward employee’s performance.

Kata Kunci : Keterbukaan terhadap pengalaman, organizational citizenship behavior, budaya organisasi berorientasi pada karyawan, kinerja karyawan.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.