Laporkan Masalah

ANALISIS PELAKSANAAN MANAJEMEN ASET TETAP (TANAH DAN BANGUNAN) DAN STRATEGI PENINGKATAN PELAKSANAAN MANAJEMEN ASET PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN NIAS

Yenni Mulianti Lase, Prof. Dr. Catur Sugiyanto, M.A.,

2012 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan manajemen aset di Pemerintah Daerah Kabupaten Nias dan bagaimana strategi yang harus dilakukan untuk meningkatkan pelaksanaan manajemen aset. Pelaksanaan manajemen aset diukur melalui tingkat kepentingan (importance) dan tingkat kinerja (performance) menggunakan alat analisis IPA (Importance Performance Analysis) yaitu untuk mengukur tingkat kepentingan dan kinerja (Martilla and James, 1977). Sementara itu strategi peningkatan pelaksanan manajemen aset dilakukan dengan analisis SWOT. Selain itu, dalam penelitian ini dilakukan juga uji Kruskall Wallis untuk mengetahui perbedaan persepsi tingkat kepentingan dan kinerja antarmanajemen. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 78 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inventarisasi meliputi pendataan, pencatatan, dan penyimpanan informasi berkaitan dengan aset tanah dan bangunan memiliki tingkat kepentingan tertinggi dengan nilai rerata 4,59 dengan angka modus 5 (sangat penting). Selanjutnya hasil penelitian kinerja tertinggi ditempati oleh perencanaan strategis pengadaan aset tanah dan bangunan selaras dan terintegrasi dengan tujuan pemerintah daerah memiliki rerata kinerja 4,08 dengan angka modus 4 (baik). Uji Kruskal Wallis menunjukkan bahwa untuk tingkat kepentingan (importance) tidak terdapat perbedaan persepsi antarlevel manajemen baik manajemen atas, manajemen menengah dan manajemen bawah. Demikian juga dengan tingkat kinerja (performance) tidak terdapat perbedaan kinerja antara manajemen atas, manajemen menengah dan manajemen bawah. Strategi yang harus dilakukan untuk meningkatkan pelaksanaan manajemen aset adalah memaksimalkan fungsi peraturan daerah yang telah ada dan meningkatkan sumber daya manusia aparatur pelaksana manajemen aset tanah dan bangunan di Pemerintah Daerah Kabupaten Nias.

This research aimed to analyze the implementation of asset management in Local Government of Kabupaten Nias and how the strategy should be done to enhance the implementation of asset management. The implementation of asset management measured through the importance and performance using the IPA (Importance Performance Analysis) is to measure the level of importance and performance. (Martilla and James, 1977). However, the implementation asset management enhancement was done by using the SWOT analysis. This research was also use the Kruskall Wallis to find the difference of perceptions of the importance level and performance among managements. This research was using the purposive sampling technique with 78 samples of respondents. The result shows that the inventory consist of data collecting, data recording, and the information storing related to land and buildings assets that have the highest importance level with mean 4,59 and modus 5 (very important). Furthermore, the result of the highest of performance level was the legal strategic plan of land and building assets procurements that integrated with the local government goals and have the mean value 4,08 and modus 4 (good). The Kruskal Wallis test shows that there was not any perception difference on the importance level among the managements; the upper management, the middle management and lower management. And there was not any perception difference on the performance level of the upper management, the middle management and the lower management as well. The strategy that should be done to enhance the implementation of asset management is maximizing the existing local regulations and enhancing the quality of land and building asset management human resource in Local Government of Kabupaten Nias.

Kata Kunci : manajemen aset, tanah dan bangunan, strategi, Pemerintah Daerah Kabupaten Nias.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.