Laporkan Masalah

KAJIAN IMPLEMENTASI PERATURAN DALAM RANGKA PENGENDALIAN PEMANFAATAN RUANG KASUS : KAWASAN PADAT DI JAKARTA

TRI HENDRASMARA SAPUTRO, Ir. Kawik Sugiana, M.Eng.Ph.D.,

2012 | Tesis | S2 Magist.Prnc.Kota & Daerah

Semakin padatnya Kota Jakarta memberikan konsekuensi semakin sedikitnya lahan yang dapat digunakan untuk tempat tinggal maupun kegiatan usaha. Pengendalian pemanfaatan ruang melalui peningkatan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dilakukan sebagai wujud solusi dari kebijakan pembangunan vertikal di wilayah DKI Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebijakan peningkatan intensitas bangunan melalui permohonan peningkatan Koefisien lantai Bangunan ( KLB ) pada kawasan padat di Provinsi DKI Jakarta. Penelitian ini diharapkan dapat mendokumentasikan proses peningkatan KLB yang diajukan oleh masyarakat, efektivitas pelaksanaan kewajiban– kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pemohon ijin serta faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas implementasi peraturan peningkatan KLB tersebut. Efektivitas peraturan peningkatan KLB secara keseluruhan sudah berjalan dengan efektif dilihat dari : (1) Kepatuhan dalam pelaksanaan pembangunan sesuai dengan ketentuan yang berlaku; (2) Kepatuhan dalam melaksanakan kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi; (3) Bertambahnya ketersediaan hunian/tempat tinggal bagi masyarakat; (4) Terpenuhinya ruang untuk beraktivitas/kerja; (5) Bertambahnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Ruang Terbuka non Hijau (RTnH). Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas implementasi peraturan peningkatan KLB antara lain : (1) Koordinasi antar instansi yang berwenang memberi ijin rencana dengan instansi yang melakukan pengawasan dan penertiban bangunan sudah terlaksana secara intensif dalam bentuk rapat koordinasi ataupun penyerahan berkas-berkas perijinan; (2) Sumber daya pelaksana pemrosesan ijin peningkatan KLB secara kuantitas sudah mencukupi; (3) Perangkat peraturan daerah yang mengatur tentang ketentuan-ketentuan peningkatan KLB di DKI Jakarta sudah disusun dengan rinci; (4) Ketersediaan dana dari pemerintah daerah untuk melaksanakan kegiatan; (5) Partisipasi aktif masyarakat dalam pengendalian pemanfaatan ruang; (6) Adanya mediasi antara warga dan pengembang dilaksanakan untuk mengatasi masalah sosial ekonomi di lingkungan pembangunan.

The higher increased population density in Jakarta City has consequence on fewer land utilized for residential or business activities. Control of space use through increasing Floor area ratio (FAR) has been performed as a solution for vertical development policy in Jakarta. This study aimed to study land use control instrument e.g., increasing building intensity through Floor Area Ratio (FAR) in dense areas of Jakarta Province. The study is expected to document the process of increased Floor area ratio (FAR) submitted by the community, its effectiveness and factors affecting its effectiveness. The implementation of FAR regulation as a whole is effective, it is reviewed from: (1) Compliance of development implementation in accordance with the applicable regulations, (2) Compliance in carrying out the obligations to fulfill, (3) Increased housing / shelter availability for the community (4) fulfilled space for activities / employment, (5) Increased Green Open Space (GOS) and non-Green Open Space (nGOS). Factors which affecting the effectiveness on the implementation of FAR regulation are: (1) authorities coordination to give plan license to the agency charged to conduct building surveillance and control which has been carried out intensively through coordination meeting or submission of licensing files; (2) the implementers’ resource on license processing of increasing FAR application is quantitatively sufficient, (3) The regulations governing the provisions of increasing FAR has been prepared in detail, (4) Availability of funds from local governments to carry out the activities, (5) active Participation by community in space use control, (6) The mediation between residents and developers has been conducted to address the socioeconomic problems in the development environment.

Kata Kunci : Pengendalian Pemanfaatan Ruang, Peningkatan Koefisien Lantai Bangunan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.