PEMEROLEHAN BAHASA PERTAMA (BAHASA INDONESIA)PADA ANAK USIA 2 TAHUN 9 BULAN - 3 TAHUN 7 BULAN DI KAB.MUNA-SULAWESI TENGGARA (Studi Kasus)
ISRAWATI, Prof. Soepomo Poedjosoedarmo
2012 | Tesis | S2 LinguistikPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan kata fungsi atau fungtor pada anak usia 2 tahun 9 bulan dan dilanjutkan kembali pada usia 3 tahun 2 bulan sampai 3 tahun 7 bulan, dan jenis- jenis kalimat yang lebih dominan ditemukan pada ujaran subjek, dan menghitung jumlah kata yang hadir dalam satu kalimat dan mengitung perkembangan Rerataan Panjang Ujaran/RPU/MLU. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus, yaitu metode observasi alamiah. Data diperoleh dengan menggunakan tehnik catat, rekam dan audio visual, dan menggunakan satu orang sampel yaitu berusia 2 tahun 9 bulan dan perkembangannya dilihat kembali ketika anak berusia 3 tahun 2 bulan sampai 3 tahun 7 bulan. Subjek bertempat tinggal di Kab. Muna. Sulawesi-Tenggara yang merupakan keponakan peneliti. Bahasa pertama subjek yaitu bahasa Indonesia-logat Muna. Analisis data dilakukan sesuai dengan rumusan masalah dan tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa kata depan yang lebih dahulu dikuasai oleh anak yaitu preposisi di- yang muncul terakhir ke- dan konjungtor yang pertama muncul pada ujaran anak yaitu dan/dengan (informal) dan diikuti dengan konjungtor sub-ordinatif karena kemudian waktu “sewaktuâ€, diikuti dengan konjungtor korelatif tidak….hanya. Begitupula pemerolehan kalimat imperatif pada anak usia 2 tahun 9 bulan lebih dominan. Ketika memasuki usia 3 tahun 2 sampai pada usia 3 tahun 7 bulan, kalimat deklaratif lebih dominan. Dan, panjang ujaran anak dipengaruhi oleh bahasa yang digunakan. Semakin banyak partikel yang diserap dari bahasa daerah maka menyebabkan semakin panjang pula Rerataan Panjang Ujaran anak. Pada anak usia 2 tahun 9 bulan panjang ujaran yang hadir dalam satu kalimat berada pada kisaran 3-4 kata. Dan, pada usia 3 tahun 2 bulan sampai pada usia 3 tahun 7 bulan, panjang ujaran dalam satu kalimat berada pada kisaran 4-5 kata. Begitupula, MLU pada usia 2 tahun 9 bulan yaitu berada pada kisaran kurang lebih 4, kemudian pada usia 3 tahun 2 bulan sampai 3 tahun 7 bulan berada pada kisaran 4-5. Jadi melebihi batas standar yang ditetapkan oleh Brown (1973).
This study focus on function words, it is the one of components to measure the grammatical sentence whether that appears in children utterance, kinds of sentences, and Mean Length of children Utterance (MLU). The research used case study approach and naturalistic observation, and it used one child. She has Indonesia first language with Muna accent, and she was two-nine years old, then it was continued when she was three-two years old to three-seven years old. The data acquired was house recording, visual-audio by using MP4 recorder, It took diary for seven months. After the data had been collected, the analysis was undertaken based on the problems have been proposed. The data result shown that function words have acquired when a subject was two-nine years old, Preposition di, dengan, dari, sampai and the last preposition ke-. While, coordinative conjunctor dan/dengan informal appeared first, sub-ordinatif karena, the last is waktu. Third, correlative conjunction tidak….hanya appeared last. Article that modifies noun La, Wa, and yang. Then, particle that adopts from Indonesia language, and Muna language. While, Imperatif sentence was the most in two-nine years old. While, three years old declarative sentence was the most than other sentences. And the length of utterance in a sentence consists of 4-5 words when the subject was two-nine years to three years old words and MLU was 4-5
Kata Kunci : Kata tugas, Panjang Ujaran dan Rerataan panjang ujaran MLU