ANALISA HARAPAN STAKEHOLDER SEBAGAI PERSIAPAN OPERASIONAL TAHAP AWAL RSUD SUMBAWA BARAT
Dwidia Mertasari, dr. Tjahyono Koentjoro, MPH, Dr.PH
2013 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar belakang: RSUD Sumbawa Barat saat ini dalam tahap pembangunan fisik. Diharapkan selesai dan beroperasi pada tahun 2013. Mengingat perkembangan rumah sakit saat ini ke arah institusi bisnis yang dipengaruhi lingkungan eksternalnya, maka dalam menjalankan opeasionalnya RSUD Sumbawa Barat harus memperhatikan harapan stakeholder .agar mampu dipersiapkan lingkungan internal yang kuat sehingga mampu menghasilkan produk pelayanan yang diharapkan . Tujuan: .Menggali harapan dan mengkaji komitmen stakeholder terhadap aktifitas pelayanan dan aktifitas penunjang RSUD Sumbawa Barat sebagai persiapan operasional tahap awal RSUD Sumbawa Barat.. Metode: Studi kasus diskriptif tunggal holistik. Identifikasi stakeholder eksternal berdasarkan Sistem Pelayanan Kesehatan dan menentukan stakeholder kunci berdasarkan Stakeholder Analysis Grid. Pengumpulan data kualitatif melalui diskusi kelompok terfokus dan wawancara mendalam. Data kualitatif dianalisa berdasarkan Sistem Rantai Nilai Porter yang terdiri dari harapan terhadap akitivitas pelayanan dan harapan terhadap aktivitas penunjang. Data kualitatif dan data sekunder dipergunakan untuk menganalisa komitmen stakeholder. Hasil dan pembahasan: (1) Harapan stakeholder terhadap aktifitas pelayanan dan aktifitas penunjang RSUD Sumbawa Barat tidak ada pertentangan. Harapan akitfitas pelayanan adalah jenis pelayanan 4 spesialis dasar, pelayanan radiologi dan patologi klinik, perawatan intensif dan fisio terapi dan pelayanan lain sesuai kebutuhan yang tidak dibatasi kelas rumah sakit, bentuk rujukan yang dilayani adalah kasus, penunjang medik dan konsultasi, memilki pelayanan unggulan, adanya sistem komunikasi, informasi, transpotasi layayan antar apotik dan manajemen keluhan pada pra dan post pelayanan, memilki jejaring kerjasa sama dan pembinaan dengan Dinas Kesehatan dan sarana kesehatan lain. Harapan aktifitas penunjang adalah budaya organisasi yang profesional, empati, Komunikatif, memberi suasana nyaman, sruktur organisasi ramping dan kaya fungsi, sumber daya manusia profesional dengan tugas pokok dan fungsi sesuai karakter,memilki tenaga pendamping spiritual dan pemandu, sarana prasarana selain alat kesehatan dilengkapi sistem informasi kesehatan dengan komputerisasi , ambulans darat dan udara, fasilitas pelayanan umum, penginapan dan arena bermain anak-anak.(2) Pemda, DPRD, dan PT NNT selaku stakeholder kunci memilki komitmen untuk mendukung opersional RSUD Sumbawa Barat. Kesimpulan: Harapan stakeholder terhadap aktifitas pelayanan dan aktifitas penunjang memilki kesesuaian dengan regulasi rumah sakit kelas C dan regulasi lain yang mendasari serta beberapa harapan spesifik yang tidak terdapat dalam regulasi yang mendasari namun berhubungan dengan kepuasan pelanggan. Stakeholder kunci memilki komitmen yang mendukung operasional RSUD Sumbawa Barat. Saran: Operasional tahap awal RSUD Sumbawa Barat adalah Rumah Sakit Kelas C dengan penyusunan lingkungan internal berdasarkan regulasi yang mendasari. Perlu melakukan inovasi sesuai sumberdaya dan tahap pengembangan untuk memenuhi harapan spesifik. Perlu dilakukan advokasi terhadap PT NNT untuk mendapatkan dukungan lebih besar dari sektor swasta mitra pembangunan daerah. Menentukan pelayanan unggulan hendaknya melalui studi kelayakan . Kelas VIP dikembangkan untuk kebutuhan pelayanan saat ini.
Background: The development of RSUD Sumbawa Barat building was going on. This development was expected to finish and operates in 2013. Hospital development now towards business institutions that is influenced by the external environment. So, to operation RSUD Sumbawa Barat should pay attention to customer and stakeholder expectations in order to be able to prepare strong internal environment and capable to produce the expected product. Objective: .Exploring stakeholder expectation and commitment on service and support activity for preparation of the first stage operation of RSUD Sumbawa Barat Method:Holistic single descriptive case study. Eksternal stakeholder was identified by method of Service Health System.. Key stakeholder was determined by Stakeholder Analysis Grid Collecting qualitative data by focused group discussions and depth interviews. Data was analysed base on internal system of Porter Value Chain that devided to expectations on services activity and expectations on support activity. Commitment of stakeholder was analysed base on qualitative and secondary data . Results and discussion: (1) There are not conflict about stakeholder expectations on service and supporting activities . The expectation of service activity are 4 basic specialistic and other services that are not restricted by class of hospital but according to needs, the forms of referral are case, medical support and consultation, has the eminent service that considered superior , build network with Health Department and other health facilities. For pre and post service they expect RSUD Sumbawa Barat have communication system, information system, transportation system, delivery service of farmacy and complaint management. The expectation of support activities are professional, empathy-spiritually, communicative, and hospitality organization culture, slim organization structure but rich functions, professional human resources who have job description fit to the character, have spiritual companion power and guide, , computerized health information system, air and land ambulance.(2) Pemda, DPRD, PT NNT are key stakeholders. They have comitmen to support the first stage operational of RSUD Sumbawa Barat Conclusion: Stakeholder expectations on service and support activities fit to the class C hospital regulation and other underlying regulations. There are some specific expectations that are not include in underlying regulations but related to customer satisfaction. The key stakeholders have commitment to support the first stage operational of RSUD Sumbawa Barat. Suggestions: The first stage operational of RSUD Sumbawa Barat as C class Hospital. Innovation must to be create to fulfill the specific expectations for customer satisfaction , base on resources and stage of development, Good advocation to PT NNT must to do, to get more support from private sector . The eminent services should be determined through a feasibility study. VIP service must to develope on first stage of operation.
Kata Kunci : bisnis, operasional, rumah sakit, stakeholder