Pengaruh Kepuasan Gaji terhadap Turnover Intention dengan Komitmen Organisasional sebagai Pemediasi
Wahyu Gustinaningsih, Dr. Hani Handoko, MBA., Ph.D
2012 | Tesis | S2 Magister ManajemenTurnover Intention yang tinggi memberikan dampak negatif bagi Perusahaan, selain sumberdaya manusia menjadi kunci keunggulan yang sulit ditiru oleh perusahaan lain, turnover intention dapat menciptakan ketidakstabilan terhadap kegiatan kerja dan biaya perekrutan karyawan. Kepuasan gaji dan komitmen organisasional merupakan salah satu faktor kecenderungan karyawan untuk keluar dari organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisa dan menguji pengaruh kepuasan gaji terhadap turnover intention serta menganalisa dan menguji pengaruh pemediasian pada hubungan antara kepuasan gaji dan turnover intention. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 57 responden. Metode pengumpulan data yang diterapkan adalah melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan PT Aquafarm Nusantara. Sedangkan pengujian hipotesis dilakukan dengan regresi sederhana dan model pengujian variabel mediasi yang dikembangkan oleh Baron dan Kenny (1986). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa hipotesis pertama didukung. Ini berarti Kepuasan gaji berpengaruh negatif terhadap turnover intention. Dan hasil pengujian Hipotesis kedua didukung bahwa langkah satu sampai dengan langkah 4 adalah signifikan. Namun, langkah kedua menunjukkan bahwa, kepuasan gaji berpengaruh negatif terhadap komitmen organisasional, ketika kepuasan gaji tinggi maka komitmen organisasional rendah, yang berarti ini berlawanan arah, dengan pembahasan konsep komitmen organisasional pengukuran unidimensional lebih menekankan identifikasi dan nilai-nilai perusahaan.
High Turnover Intention adversely affect our Company, in addition to human resources is the key advantage is difficult to be imitated by other companies, turnover intention may create instability of the activities and the cost of hiring labor. Pay satisfaction and organizational commitment is one of the tendency of employees to get out of the organization. This study aims to analyze and test the effect of salary satisfaction to turnover intention and pemediasian analyze and test the effect on the relationship between pay satisfaction and turnover intention. Samples used in this study as many as 57 respondents. Data collection methods are implemented through the distribution of questionnaires to the employees of PT Nusantara Aquafarm. While hypothesis testing is done by a simple regression model and testing the mediating variable was developed by Baron and Kenny (1986). The results of hypothesis testing indicate that the first hypothesis is supported. This means that salary satisfaction is negatively affecting the turnover intention. And results of testing the second hypothesis is supported that step one to step 4 is significant. However, the second step shows that, salary satisfaction negatively affect organizational commitment, salary satisfaction high when the low organizational commitment, which means it's the opposite direction, with a discussion of the concept of unidimensional measurement of organizational commitment emphasizes the identification and corporate values.
Kata Kunci : kepuasan gaji, komitmen organisasional dan turnover intention