Laporkan Masalah

Perencanaan Bisnis Pemantauan Media Sosial (Social Media Monitoring)

Teddie Harjadi, Sahid Susilo Nugroho, Dr., M.Sc.

2012 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Maraknya media sosial seperti Facebook, Twitter dan YouTube memungkinkan konsumen membagikan pengalamannya terkait produk da jasa yang mereka pakai di jaringan internet. Konsumen dapat menulis pengalaman baik dan buruk tanpa bisa dikontrol oleh perusahaan atau producen produk dan jasa. Berbagi pengalaman dalam memakai produk dan jasa di jaringan internet oleh konsumen dikenal sebagai electronic Word-of-Mouth (eWOM). Hal ini memaksa perusahaan-perusahaan untuk bersikap proaktif untuk memantau topik yang beredar di media sosial. Keadaan ini memicu tumbuhnya peluang usaha baru yaitu Social Media Monitoring (SMM) atau jasa untuk memantau dan menganalisis eWOM di jaringan Internet. Salah satu perusahaan di Indonesia telah mengembangkan perangkat lunak. Agar perusahaan memiliki pedoman dalam menjalankan usahanya maka diperlukan Business Plan. Dalam penyusunan Business Plan tersebut perlu dilakukan beberapa analisis. Analisis yang dilakukan adalah analisis eksternal yaitu melihat industri SMM di kawasan Amerika Utara, Eropa, Asia Tenggara dan Australia. Analisis Five Competitive Forces digunakan untuk mengetahui kondisi industri SMM di Indonesia. Analisis internal untuk mengetahui kondisi perusahaan menggunakan analisis Value Chain atau Rantai Nilai. Dari kedua analisis tersebut akan diketahui kekuatan dan kelemahan perusahaan serta peluang dan ancaman dari luar yang menjadi dasar penyusunan analisis SWOT. Untuk mengetahui kelayakan bisnis dilakukan analisis keuangan untuk mengetahui NPV, IRR, MIRR dan payback period. Berdasarkan analisis-analisis tersebut maka disusunlah visi, misi, tujuan, model fungsional dan model 9 building blocks perusahaan. Analisis lingkungan eksternal menunjukkan bahwa industri SMM di Indonesia masih dalam tahap perkenalan sehingga peluang pasar masih terbuka, ancaman diperkirakan akan datang dari perusahaan SMM asing yang akan masuk ke Indonesia ketika industri ini mulai berkembang. Untuk menekan biaya maka perusahaan memanfaatkan jasa outsourcing untuk rantai kegiatan pendukung sedangkan rantai kegiatan inti akan dilakukan sendiri oleh internal perusahaan. Layanan yang ditawarkan adalah layanan biaya rendah namun tetap menjaga mutu layanan, untuk mencapainya diperlukan lingkungan kerja yang nyaman, karyawan berkualitas dan KPI serta ambang batas yang jelas bagi pihak internal dan penyedia jasa outsourcing.

The rise of social media applications such as Facebook, Twitter and YouTube allow consumers to share experiences related to products and services they use. Consumers can write good and bad experience, this is cannot be controlled by companies or manufacturers of products and services. Share experiences in using the products and services on the internet network by consumers known as electronic Word-of-Mouth (eWOM). It forces companies to be proactive to monitor outstanding topic in social media. This situation triggered the growth of new business opportunities that Social Media Monitoring (SMM) or services to monitor and analyze network eWOM on the Internet. One company in Indonesia has been developing software. Companies need to have guidelines in the operations so the company needs to have a business plan In preparing the Business Plan is necessary to do some analysis. Analysis to be performed consists of the analysis of the external view SMM industry in North America and Europe followed by the Five Competitive Forces analysis to determine the condition of SMM industry in Indonesia. Internal analysis to determine the condition of the company is Value Chain analysis. From both the analysis will be known to the company's strengths and weaknesses and external opportunities and threat from which the preparation of a SWOT analysis. To determine the feasibility of the business conducted a financial analysis to determine the NPV, IRR, MIRR, and payback period. Based on those analyzes the drafted vision, mission, objectives, functional model and model 9 building blocks of the company. External environment analysis shows that the SMM industrial companies in Indonesia is still in development stage so that the software market opportunity is still open, the threat is expected to come from foreign companies that SMM will go to Indonesia when the industry began to flourish. To reduce the cost of the companies utilizing outsourcing services to support activities of the chain while the chain's core activities will be conducted solely by internal sources. The service offered is a premium service, necessary to achieve a comfortable working environment, employee quality and KPI and a clear threshold for the internal and outsourcing services provider.

Kata Kunci : Media Sosial, Social Media Monitoring, Business Plan, electronic Word-of-Mouth, 9 building blocks


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.