Laporkan Masalah

Prediksi Debitur Bangkrut Segmen Kecil Menggunakan Analisis Diskriminan

Setiawan Anas Purwanto, ST, Dr. Sumiyana, M.Si.

2012 | Tesis | S2 Magister Manajemen

bangkrut segmen kecil PT.Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. kantor Sentra Kredit Kecil Mojokerto dengan area wilayah Mojokerto dan Jombang. Penelitian ini menggunakan sampel 102 debitur yang terdiri dari 78 debitur lancar dan 24 debitur non lancar. Rasio keuangan yang digunakan meliputi 11 variabel yaitu rasio keuangan likuiditas (CR, QR), rasio produktivitas (ITO, ATO, FATO), rasio efisiensi (ROE, ROA, PM), dan rasio leverage (DER, DTA, dan ICR). Data penelitian yang digunakan adalah data sekunder, yaitu rasio-rasio keuangan debitur segmen kecil PT.BNI Kantor Sentra Kredit Kecil Mojokerto tahun 2008-2010. Perbedaan rasio-rasio keuangan antara perusahaan bangkrut dengan yang tidak bangkrut ditentukan dengan uji t. Penelitian ini menggunakan pendekatan stepwise discriminant analysis, untuk mendapatkan rasio-rasio yang mempunyai pengaruh signifikan. Hasil uji t memperlihatkan bahwa rasio likuiditas yaitu CR dan QR tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan untuk tingkat signifikansi 5%. Sedangkan untuk rasio produktivitas hanya FATO yang berpengaruh signifikan. Rasio efisiensi menunjukkan perbedaan yang signifikan. Rasio leverage hanya DTA yang menunjukkan perbedaan signifikan, sedangkan DER dan ICR tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Fungsi diskriminan yang dihasilkan untuk tahun ke-0 signifikan dengan tingkat kepercayaan 5%, dengan model Z = -19352 + 3,4319 ROE + 0,0443 DTA. Ketepatan prediksi debitur bangkrut menggunakan analisis diskriminan tersebut sebesar 64,71%.

This study aims to analyze the debtor's financial ratios to predict bankruptcy of small segments of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Office of Small Credit Mojokerto Sentra with Mojokerto and Jombang area. This study used a sample consisting of 102 debtors consisting of 78 current and 24 non current debtors. Financial ratios are used which includes 11 liquidity financial ratios variables (CR, QR), the productivity ratio (ITO, ATO, FATO), efficiency ratio (ROE, ROA, PM), and the leverage ratio (DER, DTA, and ICR). The research data used are secondary data, namely the financial ratios of a small segment of debtors of PT.BNI Central Office of Small Credit Mojokerto year 2008-2010. Differences between the financial ratios of firms that are bankrupt and those who are not the bankrupt was determined by t test. This study used a stepwise discriminant analysis approach, to obtain ratios that have a significant influence. T test results show that the CR and QR liquidity ratio showed no significant difference to the significance level of 5%. As for the FATO productivity ratio, it has a significant effect. Efficiency ratio showed a significant difference. Only DTA leverage ratio shows significant differences, whereas the DER and the ICR did not show significant differences. Discriminant functions generated for the year -0 with a significant confidence level of 5%, with a model Z = -19352 + 3,4319 ROE + 0,0443 DTA. Debtor's bankruptcy prediction accuracy used discriminant analysis in the amount of 64.71%.

Kata Kunci : bank, credit, bankruptcy, bank financial ratios, discriminant analysis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.