Laporkan Masalah

HUBUNGAN SERUM TRANSAMINASE DENGAN SINDROM SYOK DENGUE

MD. Yoga Putra Susana, dr. Bagus Ngurah Putu Arhana, Sp.A(K).

2012 | Tesis | S2 Ked.Klinik/MS-PPDS

Dengue adalah penyakit oleh karena virus yang diperantarai nyamuk dengan penyerbaran yang sangat cepat di dunia, pada 50 tahun terakhir insidensinya meningkat menjadi 30 kali. Spektrum klinis infeksi dengue sangat bervariasi dari infeksi subklinik sampai syok. Infeksi virus dengue menyebabkan proses inflamasi yang juga mengakibatkan terjadinya cedera di parenkim hati. Penelitian mengenai kadar transaminase pada infeksi dengue telah banyak dilaporkan, tetapi hubungan kadar transaminase dengan derajat penyakit masih kontroversial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar transaminase dengan risiko SSD. Suatu penelitian nested kasus kontrol, dilakukan dengan mengumpulkan data yang berasal dari pasien dengan kecurigaan infeksi dengue yang dirawat di bagian anak RSUP Sanglah Denpasar. Kelompok kasus adalah pasien yang didiagnosis SSD, dengan kontrol adalah pasien yang didiagnosis non SSD (DD, DBD I, DBD II). Analisis data menggunakan metode bivariat dan multivariat dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil analisis multivariat dengan regresi adalah kadar AST ≥ 128,5 U/L dengan RO 10 (IK 95% 2,3-44,4) dan kadar ALT ≥ 40 U/L dengan RO 7,3 (IK 95% 1,6-32,9). Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kadar AST dan ALT akan meningkatkan risiko terjadinya SSD pada anak dengan infeksi virus dengue.

Dengue is a viral disease that borned by mosquito vector which has rapid spread around the world. The incidence has increased more than 30 fold in the last 50 years. Clinical manifestation of dengue is vary from subclinical stage to dengue shock syndrome. Dengue viral infection leads to inflammation process indeed cause liver injury. Study between transaminase serum and severity of dengue infection has been widely reported, but its association is remain controversial. The aim of this study is to evaluate association between transaminase serum and dengue shock syndrome. A nested case control study, conducted by collecting data from patient diagnosed with suspect dengue infection and hospitalized in Sanglah Hospital. Patient were observed during the treatment according to standard medical care for dengue infection. Case group was patient diagnosed with DSS, and control group was patient disagnosed else than DSS (DF, DHF I and DHF II). Serum was taken for AST and ALT examination during the first day of treatment. Hematocrit, leucocyte count, hemoglobin, and platelete data were collected on the first day of treatment based on the highest hematocrite value. Data were analized by using biavariate and multivariate method with level of confidence α = 0.05.

Kata Kunci : SSD, AST, ALT, Anak


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.