Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Berdasarkan Aspek Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan (Studi Pada PT. Semen gresik (Persero) Tbk.)
Ongko Pambudi Tomo, Nurul Indarti, S.E., Sivilokonom, Cand. Merc., Ph.D.
2012 | Tesis | S2 Magister ManajemenPerusahaan selaku produsen atas barang atau jasa berusaha untuk dapat menyediakan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Proses produksi mulai dari pemanfaatan bahan baku hingga produk yang diciptakan, tentu melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan. Oleh karena itu muncul istilah tanggung jawab sosial. Tanggung jawab sosial dilakukan sesuai dengan kepentingan para pemangku perusahaan sehingga tujuan perusahaan untuk dapat beroperasi dan mendapatkan profit yang optimal dapat terlaksana dengan mudah. PT. Semen Gresik (Persero) Tbk merupakan perusahaan persemenan yang bahan bakunya memanfaatkan sumber daya alam berupa batu kapur dan tanah liat. Pengambilan bahan baku dilakukan dengan menambang sumber daya yang ada. Dikarenakan gunung kapur terletak di Desa Sumberarum, Tuban, Jawa Timur maka Semen Gresik berproduksi di daerah tersebut. Penduduk Desa Sumberarum sebagai komunitas lokal tentu merasakan dampak negatif secara langsung. Kerugian secara ekonomi, sosial dan lingkungan dirasakan penduduk desa. Oleh karena itu teori tripple bottom line yang terdiri dari aspek ekonomi, sosial dan lingkungan dijadikan acuan bagi Semen Gresik untuk mengimplementasikan tanggung jawab sosial perusahaan. Pendekatan pada aspek ekonomi dan sosial dari bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, menunjukkan hasil yang positif dan sesuai dengan kebutuhan penduduk Desa Sumberarum. Upaya yang dilakukan PT. Semen Gresik (Persero) Tbk. dalam mengatasi kondisi lingkungan, cukup memberikan manfaat bagi penduduk sekitar namun belum maksimal. Hal ini dikarenakan faktor cuaca yang frekuensi kemunculannya tidak apsti. Akan tetapi, atas aksi tanggung jawab sosial yang secara konsisten dikembangkan oleh PT. Semen Gresik (Persero) Tbk menunjukkan bahwa perusahaan telah mendapatkan legitimasi untuk bisa beroperasi dengan baik di lingkungan sekitar penduduk.
The manufacturer company of goods and services try to provide products that suit the needs of the consumer. The production process starts from the utilization of raw materials to products that were created, of course, involve a variety of stakeholders. Therefore the term social responsibility is found. Social responsibility is carried out according to the interests of corporate stakeholders so that the goal of the company to be able to operate and get optimal profit can be fulfilled easily. PT Semen Gresik (Persero) Tbk is cement company which materials are utilized from natural resources include limestone and clay. Acquisition of raw materials is carried out by mining resources. Due to the limestone mountain is located in the Sumberarum village, Tuban, East Java, so the Semen Gresik produce it in the area. The Sumberarum villagers as a local community are certainly feeling the negative effects directly. Losses in the economic, social and environment perceived villagers. Therefore the theory of Triple Bottom Line consisting of aspects of economic, social and environment made reference to Semen Gresik to implement corporate social responsibility. Approach on social and economic aspects of corporate social responsibility, showing positive results and in accordance with the needs of the residents of the Sumberarum village. The efforts made by PT. Semen Gresik (Persero) Tbk in addressing the environmental conditions, provide enough benefits for the population around but not yet optimally. This is because of frequency of weather factor is random. However, the action of social responsibility that consistently developed by PT Semen Gresik (Persero) Tbk indicates that the company has gained legitimacy to be able to operate properly in an environment around the population.
Kata Kunci : Tanggung jawab sosial perusahaan, tripple bottom line, para pemangku kepentingan, dan komunitas lokal