Laporkan Masalah

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, GAYA KEPEMIMPINAN, AMBIGUITAS PERAN DAN KOMPENSASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK ( STUDI PADA PETUGAS ACCOUNT REPRESENTATIVE KANTOR PELAYANAN PAJAK PADA KANTOR WILAYAH DJP BANTEN)

Ignatus Tyassangka Adi, Prof. Dr. Indra Wijaya Kusuma, MBA.

2012 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh budaya organisasi, gaya kepemimpinan, ambiguitas peran dan kompensasi kerja terhadap kepuasan kerja pegawai. Kepuasan kerja pegawai merupakan variabel dependen yang dipergunakan untuk mengukur persepsi atas apa yang dirasakan dan dialami sehubungan dengan pekerjaannya terutama setelah munculnya kasus penyelewengan pajak “GT” dan “DW”. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan sampel berjumlah 170 yang diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada 212 responden penelitian yang merupakan petugas Account Representative dari 9 Kantor Pelayanan Pajak dalam lingkungan kantor wilayah DJP Banten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi yang dimiliki DJP dengan adanya reformasi birokrasi cenderung pada budaya organisasi birokratis dibandingkan dengan budaya organisasi inovatif dan suportif. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa terdapat beberapa variabel seperti budaya organisasi, ambiguitas peran dan kompensasi kerja yang memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai, sedangkan gaya kepemimpinan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Nilai koefisien positif menunjukkan arah peningkatan dari pengaruh yang ditimbulkan terhadap kepuasan kerja karyawan, meskipun variabel ambiguitas peran berlawanan dengan hipotesis yang dikembangkan dalam penelitian ini.

This study aims to examine the influence of organizational culture, leadership style, role ambiguity and job compensation to employee job satisfaction. Employee job satisfaction is the dependent variable used to measure perceptions of what is felt and experienced in connection with his work, especially after the emergence of cases of tax fraud \"GT\" and \"DW\". The research was conducted using a sample of 170 obtained from questionnaires to 212 respondents. Research conducted on Account Representative staff from nine Tax Office in subordinate of regional office DJP Banten. The results showed that organizational culture DJP owned by the reform of the bureaucracy tends to bureaucratic organizational culture as compared with an innovative and supportive organizational culture. The results of this study indicate that there are some variables such as organizational culture, role ambiguity and job compensation that has a significant influence on employee job satisfaction, while the leadership style does not have a significant influence on employee job satisfaction. Positive coefficient indicates the direction of influence brought about an increase in job satisfaction of employees, although variable role ambiguity contrary to the hypothesis developed in this study.

Kata Kunci : budaya organisasi, gaya kepemimpinan, ambiguitas peran, kompensasi kerja, kepuasan kerja, account representative.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.