Analisis Hubungan antara Implementasi Budaya Organisasi terhadap kinerja Karyawan pada PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)
Gita Indriati, Dr. Supra Wimbarti, M.Sc.
2012 | Tesis | S2 Magister ManajemenPenelitian ini dilakukan di PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), sebuah perusahaan BUMN yang bergerak di bidang agro industri, farmasi & alat kesehatan dan perdagangan & distribusi dan memiliki 14 anak perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hubungan antara budaya perusahaan dengan kinerja karyawan. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui faktor budaya perusahaan apa yang sangat mempengaruhi kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan teknik survei. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui kuesioner dan wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi dokumen perusahaan dan studi pustaka. Jumlah responden dalam penelitian ini 314 orang karyawan perusahaan yang terdiri dari pejabat struktural, karyawan staf dan karyawan non staf dari beberapa anak perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan norma convenient nonrandom sampling. Untuk menguji hipotesis yang diajukan diterima atau ditolak digunakan statistik F (F test). Pengolahan data menggunakan uji statistik yang sudah disediakan oleh program SPSS versi 16.0 for windows. Hasil analisis atas data yang diperoleh menunjukkan bahwa faktor-faktor budaya organisasi yang meliputi artifacts, expoused values dan basic underlying assumptions secara bersama-sama mempunyai hubungan dengan kinerja karyawan PT RNI (Persero). Variabel budaya organisasi mampu menjelaskan kinerja karyawan sebesar 34,2% sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar budaya organisasi. Dengan demikian apabila budaya organisasi tinggi maka kinerja karyawan akan meningkat, begitu pula sebaliknya. Faktor basic underlying assumptions memiliki skor rata-rata tertinggi dalam budaya organisasi. Hal ini menunjukkan keyakinan karyawan di lingkungan PT RNI (Persero) dalam memperoleh jaminan bahwa mereka dapat diterima dalam lingkungan budaya tersebut secara baik terutama dalam melakukan sesuatu secara efisien dan efektif. Untuk dapat meningkatkan kinerja karyawan melalui budaya organisasi, maka dapat dilakukan dengan menyusun penjabaran strategi, tujuan hingga pola kepemimpinan di PT RNI (Persero) misalnya code of conduct berdasarkan budaya organisasi yang ada. Selain hal itu juga, peningkatan kinerja juga dapat didukung melalui peningkatan faktor-faktor lain seperti motivasi, reward, komitmen ataupun faktor lainnya yang berada di luar faktor budaya organisasi.
The research was conducted at PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), a state-owned company engaged in the agro-industry, pharmaceuticals and medical devices and trading & distribution, and has 14 subsidiaries. This study aims to determine the extent to which the relationship between corporate culture with employee performance. In addition, this study also aims to find out what the corporate culture factors that influence employee performance. The research was carried out by the method of observation and survey techniques. The data used in the form of primary data and secondary data. Primary data obtained through questionnaires and interviews, while secondary data obtained from company documents and study literature. Number of respondents in this study of 314 employees consisting of structural, staff and non staff employees of some subsidiaries. The sampling technique used in this study based on convenient non-random sampling norm. To test the hypothesis accepted or rejected to use the F statistic (F test). Processing the data using statistical tests that have been provided by the program SPSS version 16.0 for windows. The analysis of the data obtained shows that the factors of organizational culture that includes artifacts, expoused underlying values and basic assumptions together have some connection with the performance of employees of PT RNI (Persero). Organizational cultural variables can explain the performance of employees by 34.2% while the rest is explained by other factors outside the organization's culture. Thus if the organizational culture of high employee performance will increase, and vice versa. Basic assumptions underlying factor has the highest average scores in the organizational culture. This shows the confidence of employees in the PT RNI (Persero) to obtain assurance that they are acceptable in the cultural environment as well, especially in doing things efficiently and effectively. In order to improve employee performance through organizational culture, it can be done by preparing a translation of the strategy, the goal until the pattern of leadership in PT RNI (Persero) eg code of conduct based on the existing organizational culture. In addition to that, too, improved performance can also be supported by improving other factors such as motivation, reward, commitment or other factors which are beyond the factors of organizational culture.
Kata Kunci : budaya organisasi, artefak, nilai yang dipercaya, asumsi dasar, kinerja karyawan