Ekspektasi dan Persepsi Privasi, Resiko, Manfaat dan Masalah Dalam Online Shopping Pada Adopters dan Non-Adopters
Elda Yuniati, Dr. Shellyana Junaedi, M.Si.
2012 | Tesis | S2 Magister ManajemenInternet sudah menjadi salah satu atribut utama dari informasi masyarakat, dan terus mengembangkan pelayanannya di seluruh dunia. Penggunaan internet saat ini merupakan hal yang sangat umum di kalangan masyarakat. Sebagai media komunikasi, internet telah menjadi gaya hidup, hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia mengenal adanya internet, hal ini terjadi karena perkembangan zaman yang membutuhkan informasi. Online shopping sekarang ini muncul sebagai aplikasi populer dalam e-commerce, digunakan oleh beberapa jenis bisnis dengan tujuan yang berbeda. Namun demikian, tidak semua orang dapat menerima cara bertransaksi melalui internet dimana dibedakan menjadi dua kategori yaitu adopters dan non-adopters. Adopters merupakan orang-orang yang menggunakan internet dan mengadopsi cara belanja melalui internet. Sedangkan non-adopters merupakan orangorang yang mengunakan internet yang tidak megadopsi cara belaanja melalui internet. Topik ini dipilih untuk mengetahui perbedaan persepsi yang menyebabkan adopters dan nonadopters memilih untuk berbelanja online atau tidak berbelanja secara online dan faktorfaktor apa saja yang memperaruhinya. Pembahasan variabel penelitian adalah general expectation online, perception on privacy policy, regarding online shopping risk, advantages of online shopping, problem relating to online shopping, after-seles problem pada mahasiswa. Dari 138 mahasiswa sebagai responden dalam penelitian diketahui profil dan karateristik demografis mencakup jenis kelamin, umur, pendidikan, pendapatan per bulan, status, dan waktu berinternet per hari antara 41 orang yang belum pernah melakukan pembelian online (non-adopters) dan 97 orang yang pernah melakukan online shopping (adopters) dengan menggunakan analisis crosstabulasi. Hasil penelitian ini adalah ekspektasi umum adopters dan non-adopters berbeda secara signifikan dimana adopters memiliki ekspetasi yang lebih tinggi daripada non-adopters terhadap toko online, untuk sub-atribut untuk peraturan privasi yang lain baik adopters maupun non-adopters sama-sama mempersepsikan pentingnya privasi, dimana toko online harus menjaga keamanan data pelanggannya dari penggunaan atau penerusan informasi pelanggan tanpa izin ke perusahaan pemasaran, untuk persepsi adopters dan non-adopters tentang resiko pada online shopping tidak berbeda secara signifikan, untuk persepsi adopters dan non-adopters berbeda secara signifikan tentang manfaat berbelanja online, untuk non-adopters lebih kuatir akan masalah after-sales dalam hal barang yang telah dibeli tidak dikirim oleh toko online dibandingkan dengan adopters yang ditunjukkan dengan nilai mean yang lebih tinggi.
Internet has become one of main attributes of society’s information and will continuously develop its services all over the world. Internet usage, nowadays, is very common in society. In commerce, internet begins to be adopted as business activities media as mainly resulted from its contribution to efficiency. Internet growth in Indonesia is quite good which triggers online shopping culture in the country. The raising of local e-commerce websites also contributes to online shopping growth. However, not all people can accept this internetbased transaction method in which they are divided into two groups which are adopters and non-adopters. Adopters are those who use internet and adopt online transaction through internet whereas non-adopters are those who use internet but not adopt online shopping through internet. This topic is chosen to examine perception difference causing adopters and non-adopters to online shop or not to online shop and factors influencing it. From 150 questionnaires distributed to respondents, there are 138 questionnaires which are feasible to analyze. The result of difference test based on demographic characteristics that adopters and non-adopters are not significantly different based on demographic characteristics. In other words, the demographic characteristic is not a consideration in consumers behavior to conduct online shopping. In general expectation between adopters and non-adopters is significantly different in which adopters have higher expectation than non-adopters toward online shop. Meanwhile, for other privacy policy subattributes, either adopters or non-adopters have similar perception on privacy policy in which online shop has to keep customers data security from data usage for marketing company without any permission. Adopters and non-adopters perceived online shopping risk is not significantly different and adopters perceived online shopping advantage is higher than that of non-adopters in term of time efficiency, shopping convenience, more product choices, and cheaper price. Those are shown by adopters mean score higher than that of nonadopters. In perceiving problem toward online shopping adopters and non-adopters are significantly different. Meanwhile, for other after-sales problems, adopters and non-adopters are not significantly different in perceiving problem related to defect product, unavailable after-sales service, and time to deliver product.
Kata Kunci : Perception, online shopping