Pengaruh Persepsi Pegawai Atas Basis kekuasaan kepemimpinan (Leaders Power) dan Kecerdasan Emosional Pegawai Terhadap Komitmen Pegawai Kepada Organisasi
Doddy Franov Sinaga, Prof. Djamaluddin Ancok, Ph.D
2012 | Tesis | S2 Magister ManajemenSalah satu instrumen penting dalam menjamin keberlangsungan sebuah organisasi adalah bagaimana organisasi tersebut dapat mempertahankan tingkat komitmen yang tinggi kepada organisasi dari anggota organisasi tersebut yaitu para pegawainya. Salah satu faktor yang mempengaruhi komitmen pegawai kepada organisasi adalah bagaimana pegawai merasakan kekuasaan pimpinan yang diberikan kepada dirinya dan bagaimana aspek-aspek kekuasaan tersebut dapat dipersepsikan secara sama oleh pegawai dan mampu meningkatkan komitmen pegawai kepada organisasi. Tingkat kecerdasan emosional pegawai juga berpengaruh terhadap komitmen pegawai kepada organisasi. Kemampuan pegawai dalam mengenal emosinya dan emosi orang lain akan membuatnya lebih peka terhadap keadaan yang terjadi dalam dirinya dan dalam organisasinya serta akan membuatnya mampu bekerjasama dengan rekan kerja dan atasannya dan mendorong pegawai untuk berkomitmen kepada organisasinya. Penelitian ini dilakukan pada seluruh pegawai pelaksana BPK–RI yang berada di kantor Pusat dan kantor perwakilan BPK – RI di Jakarta. Metode sampel yang digunakan adalah non-probability sampling yaitu purposive sampling dengan kriteria pegawai berstatus PNS dengan masa kerja lebih dari satu tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner sebanyak 66 item yang terdiri dari: 20 item pernyataan untuk variabel persepsi pegawai atas aspek-aspek kekuasaan pimpinan, 30 item pernyataan untuk variabel tingkat kecerdasan emosional pegawai dan 16 item pernyataan untuk variabel komitmen pegawai kepada organisasi. Total kuisioner yang terkumpul dalam penelitian ini sebanyak 237 buah. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kecerdasan emosional pegawai dan persepsi pegawai atas aspek-aspek kekuasaan pimpinan hanya aspek kekuasaan yang terdiri kekuasaan secara legitimasi (legitimate power), kepribadian (referent power) dan keahlian (expert power) bersama–sama memberikan pengaruh signifikan terhadap komitmen pegawai kepada organisasi dengan tingkat nilai R square sebesar 0,376. Pengaruh paling besar diberikan oleh persepsi pegawai atas aspek kekuasaan pimpinan secara legitimasi sebesar 0,803, dikuti oleh aspek kekuasaan secara kepribadian sebesar 0,534, aspek kekuasaan secara keahlian sebesar 0,436 dan terakhir oleh tingkat kecerdasan emosional pegawai sebesar 0,070. Sementara persepsi pegawai atas kekuasaan pimpinan dalam memberikan penghargaan (reward power) dan dalam memberikan hukuman (coercive power) tidak berpengaruh signifikan karena memiliki tingkat signifikansi diatas 0,05 yaitu sebesar 0,403 untuk aspek kekuasaan pimpinan dalam memberikan penghargaan dan sebesar 0,950 untuk aspek kekuasaan dalam memberikan hukuman.
One of important instrument in ensuring the sustainability of an organization is how these organizations can maintain a high commitment to the organization from its member which is its employees. One of factors which caninfluences employees commitment to organizations is how employee feels about the leader’s power given to him and how these aspects of leader’s power can be perceived equally by employee and can improve employees’ commitment to the organization. The level of employee emotional intelligence, also affected employee commitment to the organization. The ability to recognize his emotion and others will make him more sensitive to the circumstances that occur in him and his organizations and will enable him more easily to work with his colleagues and his superiors and to encourage employees’ commitment to the organization. This research was conducted to all employees of BPK–RI headquarter and its representative office in Jakarta. Sampling method used is a non-probability sampling (purposive sampling) with criteria as follows: employees with fully civil servants’status (PNS), more than one year experience. The data was collected using a questionnaire with 66 items number of statements consisting of: 20 items statement for the employee perception of leader’s power aspects, 30 items statement level of employee emotional intelligence and 16 items for employee organizational commitment. Total questionnaires collected in this research are 237 respondents. The results showed that employee emotional intelligence and employee perceptions on leaders power aspects which only consisting of legitimate power, referent power and expert power simultaneously have a significant influence on employee organizational commitment with level of Rsquare at 0.376. The highest contribution gave by employee's perception of leaders legitimate power (0.803), followed by aspect of leaders referent power (0.534), aspect of leaders expert power (0.436) and the smallest contribution by the level of employee emotional intelligence (0.070). While the employee's perception of leaders reward power and leaders coercive power do not have a significant influence because it’s level of significance above 0.05 which are 0.403 for employee’s perception of leaders reward power and 0.950 for employee’s perception of leaders coercive power.
Kata Kunci : KekuasaanKepemimpinan (Leaders Power), Kecerdasan Emosional dan Komitmen Organisasional