Laporkan Masalah

PENGARUH PARIWISATA PANTAI KAMALI TERHADAP LINGKUNGAN SOSIAL MASYARAKAT DI KELURAHAN WALE KOTA BAUBAU SULAWESI TENGGARA

Wa Ode Sartina, Dr. M. Baiquni., M.A.

2012 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

Perkembangan industri pariwisata pada umumnya ditandai dengan pertumbuhan jumlah investasi di sektor kepariwisataan dan jumlah usaha yang berdiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui macam pekerjaan, pendapatan, kerjasama, partisipasi, perselisihan dan keterbukaan yang terjadi pada masyarakat setempat. Lokasi penelitian di Kelurahan Wale Kota Baubau. Metode penelitian yaitu metode kombinasi (Mixed Methods) kuantitatif dan kualitatif. Sampel yang digunakan yaitu responden yang terlibat dan tidak terlibat dengan kegiatan pariwisata sebanyak 60 Kepala keluarga secara Proportionate stratified Random Sampling. Teknik pengumpulan data untuk analisis kuantitatif menggunakan kuesioner dan untuk analisis kualitatif menggunakan observasi dan wawancara mendalam (indepth interview). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) perkembangan pariwisata Pantai Kamali memberikan pengaruh langsung terhadap lingkungan sosial Kelurahan Wale, yaitu: (a) memberikan peluang pekerjaan bagi masyarakat Kelurahan Wale, (b) memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat Kelurahan Wale; dan 2) perkembangan pariwisata Pantai Kamali pengaruh tidak langsung terhadap lingkungan sosial Kelurahan Wale: (a) tingkat kerjasama dan partisipasi warga dalam melakukan aktifitas di lingkungan Kelurahan Wale menjadi menurun, (b) partisipasi masyarakat sudah sering dilakukan melalui perwakilan, (c) keterbukaan untuk membangun komunikasi dengan masyarakat di sekitarnya semakin menurun dan jarang dilakukan, (d) perilaku masyarakat yang berubah, terkait dengan cara berpakaian, sikap dan perilaku hidup serta pola hidup yang lambat laun tidak lagi mencirikan perilaku lokal atau perilaku sosial budaya masyarakat suku Buton pada umumnya.

The development of tourism industry generally marked with the growth of infestation in tourism sector and number of the business itself. The study aimed to investigate the kind of job, income, cooperation, participation, conflict, and openness of the local society. The study location was Wale, Baubau City. The method used quantitative and qualitative Mixed Methods. Sample used was respondent that involved and not involved in tourism with the number of 60 Family used Proportionate stratified Random Sampling. The technique for data collection for the quantitative analysis used questioner and for qualitative analysis used observation and in-depth interview. The result showed that: 1) the development of tourism in Kamali Beach gave a direct impact to the social environment of sub-district Wale, which are: (a) give job opportunities to the society, (b) give additional income to the society; and 2) the development of tourism in Kamali Beach affected non-directly to the social environment of sub-district Wale: (a) the level of the people cooperation and participation in doing activities in sub-district Wale environment decreasing, (b) the society participation usually done through representative, (c) the openness to build communication with the society around is decreasing and seldom conducted, (d) the behavior of society is changing, related to the way dressing, behave, and life style that is slower and not characterized the local behavior or social cultural behavior of the society of Buton tribe generally.

Kata Kunci : Kegiatan Pariwisata, Sosial, Lingkungan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.