Laporkan Masalah

IDENTIFIKASI HAMBATAN-HAMBATAN DALAM MELAKSANAKAN KEGAWATDARURATAN OBSTETRIK DAN NEONATAL DI PUSKESMAS AKAT DAN PUSKESMAS ATSJ KABUPATEN ASMAT

Robertus WT.Yaftoran, Dr. Mubasysyir Hasanbasri, MA

2012 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang. Daerah terpencil memiliki ciri geografi yang sulit, jumlah dan kualitas dari tenaga yang terbatas, serta manajemen antar lembaga yang lemah. Situasi ini menjadi lebih sulit karena fungsi dinas kesehatan di daerah semacam itu sangat terbatas. Pemerintah pusat dan pemerintah provinsi harus mencari terobosan membantu mengimplementasi layanan sehingga kebutuhan masyarakat dalam kesehatan di daerah sulit bisa terlaksana. Dalam rangka mencari format kebijakan yang bisa dikerjakan sesuai situasi lokal, penelitian harus mencari bukti lapangan spesifik sebagai basis implementasi program layanan. Tujuan. Penelitian ini bermaksud mempelajari komponen layanan profesional dan manajerial dari sistem kesehatan daerah di daerah yang sangat terpencil. Secara khusus, penelitian ini mendalami apakah ada suatu mekanisme struktura yang memungkinkan ketersediaan alat dan tenaga profesional dapat dimanfaatkan dalam pengelolaan kasus persalinan. Temuan. Penelitian ini menunjukkan sebuah situasi layanan kesehatan maternal di daerah terpencil dengan sumber yang terbatas baik dari sisi profesional dan manajerial. Meski alat teknis terdistribusi ke fasilitas kesehatan, pemanfaatan dalam palayanan masih terbatas. Hal ini mencerminkan kesulitan dalam akses ke fasilitas kesehatan. Penelitian ini menemukan bahwa dulu pernah terdapat layanan LSM yang berpusat di Agats dan pos-pos kesehatan di beberapa distrik. Akan tetapi jaringan ini telah tutup tahun 2009. Kelangkaan lembaga pemerintah yang bisa mengelola kegiatan dari tingkat masyarakat hingga fasilitas kesehatan sangat dimaklumi karena daerah ini sangat terpencil dengan kelangkaan sumberdaya yang luar biasa. Meski demikian sumber layanan lokal yang bersifat swasta dan organisasi sosial bisa menjadi jaringan yang membantu implementasi layanan di situasi seperti ini. Kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja pelayanan maternal dan neonatal di dua puskesmas yang diteliti mengalami hambatan serius baik dari unsur teknis maupun manajemen. Dinas kesehatan dan provinsi memiliki hambatan politis dan manajemen yang sama dalam mengatasi persoalan di tingkat fasilitas kesehatan maupun antar fasilitas.

Background Remote areas have a difficult geografical characteristics, the amount and quality of labor is limited, and the weak inter-agency management. This situation is more difficult because the function of an advanced health services in such areas is very limited. The central and provincial government have to find a breakthrough to help implement the service so that the needs of the community in health care in difficult areas can be restored. In order to find a policy format that can be done according to local situation, research must look for evidence of a specific field as a basis for program implementation services. Object This study intends to explore the professional and managerial services component of the health system in very remote areas. In particular. This study explores management support that help solve the problems of maternal care services in low resources settings of Papua. Finding. This study shows situation of maternal health services in remote areas with limited resources both in terms of professional and managerial. Although the technical tools distributed to health-care facilities, utilization of the service is still limited. This reflect the difficult in access to health facilities. It is understandable that government health service institutions and local health authority are weak in managing activities from community to health center and hospital are weak because this area is incredibly scarce in human resources. Yet the source of local services that are private and social organizations could be helping with the implementation of network services in a situation like this. Its is important to note that in this areas, Medicine Sans Frontiers (MSF) international NGO have provided a health service unit based in Agats and has built health posts in some district. However, this network of service was closed in 2009. Conclusion This study shows that the performance of maternal and neonatal care in these two health centers under study suffered serious obstacles both in technical and management elements. At the same time, district and provincial health authorities have both political and management problems in addressing the issues at the level of health care facilities and regional health facilities network.

Kata Kunci : faktor teknis dan manajemen, layanan maternal dan neonatal, layanan kesehatan primer, daerah terpencil.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.