Laporkan Masalah

Pengembangan Metode Analisis Campuran Siprofloksasin Hidroklorida dan Metronidazol Menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi

AQNES BUDIARTI, SF., APT, Prof. Dr. Ibnu Gholib Gandjar, DEA, Apt

2012 | Tesis | S2 Ilmu Farmasi

Campuran siprofloksasin hidroklorida (Sip.HCl) dan metronidazol (Mdz) saat ini digunakan sebagai terapi kombinasi untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri aerob dan anaerob. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan memvalidasi metode KCKT pada penetapan kadar Sip.HCl dan Mdz dalam sediaan tablet. Metode didasarkan pada pemisahan Sip.HCl dan Mdz menggunakan kromatografi cair dengan penambahan trietilamin sebagai reagen pasangan ion yang akan mengurangi tailing pada puncak Sip.HCl. Pemisahan obat dilakukan dengan kolom C18 Lichrospher 100 RP-18 (100 mm x 4.6 mm ID, 5 μm). Fase gerak terdiri atas dapar fosfat (50 mM, pH 3,5) dan asetonitril (80: 20, v/v) yang mengandung trietilamin (7,5 mM). Fase gerak dihantarkan secara isokratik dengan laju alir 1,0 mL/menit. Detektor UV diatur pada panjang gelombang 298 nm. Metode yang dikembangkan divalidasi berdasarkan parameter ketelitian, ketepatan, linieritas, selektivitas dan sensitivitas. Metode ini memenuhi persyaratan validasi. Ketelitian metode dievaluasi menggunakan uji repeatability yang menghasilkan nilai RSD untuk Sip.HCl 0,37 – 1,72% dan untuk Mdz 0,10 – 1,90%. Ketepatan metode ditentukan dengan studi perolehan kembali menggunakan metode penambahan baku yang menunjukkan nilai perolehan kembali untuk Sip.HCl adalah 99,83 – 100,77% dan untuk Mdz adalah 100,01 – 101,15%. Metode menghasilkan respon yang linier (r > 0,99) pada kisaran konsentrasi 30 – 90 µg/mL untuk kedua obat. LOQ untuk Sip.HCl dan Mdz masing-masing adalah 29,47 µg/mL dan 8,84 µg/mL. Metode yang tervalidasi ini telah berhasil diaplikasikan untuk menganalisis campuran Sip.HCl dan Mdz dalam sediaan tablet.

Currently, the admixture of ciprofloxacin hydrochloride (Sip.HCl) and metronidazole (Mdz) is used as a combined therapy for the treatment of infections caused by either aerobic and anaerobic bacteria. The aim of this study was to develop and to validate a new HPLC method capable of facilitating for determination of both drugs in tablet dosage forms. The method was based on the liquid chromatographic separation of Sip.HCl and Mdz by addition of triethylamine as an ion pair reagent to reduce tailing for Sip.HCl. Drugs were separated on reversed phase Lichrospher 100 RP-18 C18 column (100 mm x 4.6 mm ID, 5 μm). The mobile phase consisted of monobasic potassium phosphate (50 mM, pH 3.5) and acetonitrile (80: 20, v/v) containing triethylamine (7.5 mM). Mobile phase was delivered isocratically at flow rate of 1.0 mL/min. UV detection was set at 298 nm. The developed method was validated in terms of precision, accuracy, linearity, selectivity and sensitivity. The proposed method complied with the validity requirements. The precision of the method was evaluated using repeatability assay having RSD values of 0.37 – 1.72% for Sip.HCl and 0.10 – 1,90% for Mdz. Accuracy, expressed as recovery percentage using standard addition method showed mean recoveries of 99.83 – 100.77% (Sip.HCl) and 100.01 – 101.15% (Mdz). This method provided linear responses (r > 0,99) within the concentration range of 30 – 90 µg/mL for the both drugs. LOQ for Sip.HCl and Mdz were 29.47 µg/mL and 8.84 µg/mL, respectively. This validated method has been successfully applied for the analysis of binary mixture of Sip.HCl and Mdz in tablets.

Kata Kunci : siprofloksasin hidroklorida, metronidazol, KCKT, trietilamin, validasi, tablet.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.