Laporkan Masalah

PENGARUH KOLEKTIVISME, LOCUS OF CONTROL, DAN INSENTIF PADA PERILAKU MENDAUR ULANG SAMPAH

Rina SariQurniawati, Dr. B.M. Purwanto, MBA,

2012 | Tesis | S2 Manajemen

Pertambahan penduduk di dunia ini diikuti pula oleh bertambahnya jumlah sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga. Sampah ini akan mengakibatkan adanya kerusakan lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Kesadaran masyarakat akan adanya bencana alam yang diakibatkan karena sampah tidak diikuti dengan perilaku mereka untuk mendaur ulang sampah yang mereka hasilkan. Kolektivisme dan locus of control internal sebagai orientasi nilai dasar manusia yang berhubungan dengan interaksi seseorang dengan lingkungan sekitarnya mempengaruhi perilaku mendaur ulang. Nilai dasar ini akan berpengaruh pada konstruk psikologi yang lebih spesifik yaitu keyakinan tentang daur ulang. Insentif juga penting dalam menjelaskan perilaku mendaur ulang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh orientasi nilai (kolektivisme dan locus of control internal) pada keyakinan tentang daur ulang (penting dan tidak nyaman). Penelitian ini juga bertujuan untuk menguji pengaruh niat daur ulang dan insentif pada perilaku mendaur ulang. Hipotesis yang dikembangkan diuji menggunakan data yang diperoleh melalui survey pada 328 anggota suatu rumah tangga di DKI Jakarta dan Salatiga. Penelitian ini didasarkan pada studi confirmatory model. Program statistik SPSS digunakan untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen. Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan program statistik AMOS digunakan untuk menguji goodness of fit model dan hubungan yang dihipotesiskan di dalam model teoritis yang diusulkan. Temuan dari model struktural telah membuktikan hampir semua hubungan yang dihipotesiskan. Locus of control internal terbukti berpengaruh pada keyakinan tentang pentingnya mendaur ulang sampah, namun kolektivisme tidak terbukti berpengaruh pada keyakinan tentang pentingnya mendaur ulang sampah. Keyakinan tentang ketidaknyamanan mendaur ulang sampah terbukti berhubungan negatif dengan perilaku mendaur ulang sedangkan keyakinan tentang pentingnya mendaur ulang tidak terbukti berhubungan positif dengan perilaku mendaur ulang. Insentif terbukti berpengaruh pada perilaku mendaur ulang.

World population growth was accompanied by increasing the amount of waste generated by households. This waste will result in the destruction of the environment if not managed properly. Public awareness of natural disaster caused by the garbage is not followed by their behavior to recycle the waste that they generate. Collectivism and internal locus of control as a basic human value orientation that associated with a person’s interaction with the surrounding environment affects the recycling behavior. These basic values will affects the psychological construct that is more specific beliefs about recycling. Incentives are also important in explaining recycling behavior. This study aims to examine the influence of value orientations (collectivism and internal locus of control) on beliefs about recycling (the importance and inconvenience of recycling). This research also aims to investigate the influence of recycling intention and incentive on recycling behavior. Hypotheses are developed and tested using data from a survey study among 328 household in DKI Jakarta and Salatiga. The study was based on confirmatory model. SPSS statistical model used to test validity and reliability of the instrument. Structural equation modeling (SEM) by using AMOS statistical program used to test the goodness of fit model and the relationship hypothesized in the theoretical model proposed. Findings from structural models have proved nearly all the hypothesized relationships. Internal locus of control proved influential on beliefs about importance of recycling but the effect of collectivism on beliefs about importance of recycling is not supported. Beliefs about inconvenience of recycling proved has negative effect on recycling behavior while belief about importance of recycling on effect on recycling behavior is not supported. Incentive proved influential on recycling behavior.

Kata Kunci : Kolektivisme, Locus of Control Internal, Keyakinan, Perilaku Mendaur Ulang, Insentif


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.