Laporkan Masalah

PEMBUATAN AKTA PERJANJIAN KERJASAMA PEMBANGUNAN PERUMAHAN ANTARA PEMILIK LAHAN DAN PENGEMBANG PERUMAHAN DI KOTA BANJARBARU

NUR FAUZAN CHOLIK, Dwi Haryati, S.H., M.H.,

2012 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Tujuan penelitian ini mengkaji pelaksanaaan pembuatan akta perjanjian kerjasama pembangunan perumahan antara pemilik lahan dan pengembang di kota Banjarbaru dan mengkaji perlindungan hukum terhadap pemilik lahan dalam pembuatan akta perjanjian kerjasama pembangunan perumahan yang dibuat di bawah tangan. Penelitian ini adalah penelitian hukum yuridis empiris. Data Penelitian yaitu menggunakan penelitian pustaka dan penelitian lapangan. Keseluruhan data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan model analisissintesis. Berdasarkan cara uraian analisis-sintesis tersebut diatas kemudian diambil kesimpulan sebagai jawaban terhadap permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa, Pertama, Pembuatan akta perjanjian kerjasama pembangunan perumahan antara pemilik lahan dan pengembang di kota Banjarbaru pada pelaksanaannya dibuat dengan akta otentik maupun dengan akta di bawah tangan, namun kecendrungan pembuatan akta perjanjian dalam kerjasama ini dibuat dengan akta di bawah tangan. Kedua, Pemilik lahan dalam pembuatan akta perjanjian kerjasama pembangunan perumahan yang dibuat di bawah tangan akan mendapatkan perlindungan hukum apabila terjadi sengketa, daya kekuatan pembuktian akta di bawah tangan derajatnya berada di bawah akta otentik, namun apabila pemilik lahan dapat membuktikan orisinalitas tanda tangan dan kebenaran isi dari perjanjian maka nilai kekuatan pembuktian akta di bawah tangan akan sama seperti akta otentik.

The purpose of this study examines, the agreement deed of residential development cooperation agreement between land owners and developers in the city of Banjarbaru and reviewing legal protection for land owners in the manufacturing of residential development deed agreement in Kota Banjarbaru. This study was an empirical law of jurisdiction. Data Research is using the research literature and field research. Overall data were analyzed qualitatively using the analysis-synthesis models. Based on the description of how the above analysis, synthesis and conclusions drawn in response to the problems under study. The result of the study that, first: the implementation of the deed of housing development agreement between the land owner and developer of housing in Banjarbaru City are in accordance with the terms of an agreement. Housing developers initiate the deed under the hand that contains the rights and obligations as follows: the developer to provide funds; developers make payments don payment; the process behind the name after the repayment; deposit a sum of money as a guarantee of repayment of the land: do if overdue fines. Cooperation agreement in value between 1 million - 1 billion then use the certificate under the hand, while remaining authentic deed. Second, Residential development cooperation agreement that uses to give legal protection to landowners. The developer provides preventive legal protection through a contract agreement in the following clause, namely: the landlord is given a certain profit sharing; spending on housing matters and permit the charge to the developer; a guaranteed sum of money in the form of day care on behalf of the owner of the land bank; fines imposed on the developer housing if their payment obligations too late.

Kata Kunci : akta perjanjian kerjasama, pemilik lahan, pengembang.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.