PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP EARNING MANAGEMENT (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang Listing Di Bursa Efek Indonesia)
Rahmanuwudda Alwi, Dr. Agus Setiawan, M.Soc.Sc.
2012 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi TerapanPenelitian ini dilatarbelakangi adanya kegagalan beberapa perusahaan dan timbulnya kasus malpraktik keuangan akibat krisis keuangan pada tahun 1997 disebabkan karena buruknya praktik Corporate Governance (CG). Karena hal tersebut GCG akhirnya menjadi isu penting, terutama di Indonesia yang merasakan paling parah akibat krisis tersebut. Disamping itu, banyaknya kasus pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan emiten di pasar modal yang ditangani Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menunjukkan rendahnya mutu praktik GCG di negara kita. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji organ-organ GCG (kualitas hasil RUPS, proporsi Dewan Komisaris Independen, proporsi Dewan Direksi, proporsi Komite Audit, dan keaktifan Sekretaris Perusahaan) berpengaruh negatif terhadap earning management pada perusahaan manufaktur yang listing di BEI. Data penelitian ini merupakan data sekunder yang berupa data keuangan dan elemen annual report yang di ambil di pojok BEI. Hasil penelitian diperoleh bahwa kualitas hasil RUPS dan keaktifan sekretaris perusahan tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Adapun proporsi Dewan Komisaris Independen, proporsi Dewan Direksi, dan proporsi Komite Audit berpengaruh negatif terhadap manajemen laba. Kendala yang dihadapi dalam penelitian ini adalah masih adanya beberapa perusahaan yang belum mengeluarkan annual report sehingga data yang di dapat menjadi terbatas, serta ketidaklengkapan data keuangan yang disajikan dilaporan keuangan perusahaan menjadikan data yang akan digunakan dalam penelitian ini menjadi sedikit berkurang.
The background of this research is based from the failure of some firms and financial malpractice cases that arise in 1997 due to financial crisis by the reason of poor Corporate Governance (CG) practices. Since that, GCG became a very important issue, especially in Indonesia that was affected the most. On the other hand, many violations that were committed by Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) show the low quality of GCG in Indonesia. The purpose of this study was to examine the organs of the GCG (RUPS, Dewan Komisaris Independen proportions, Dewan Direksi proportions, Komite Audit proportions, and Sekretaris Perusahaan activity) and its negative effect on earnings management in manufacturing companies that were listed on the Stock Exchange. The data of this study is secondary data, in the form of financial data and annual report elements that were taken at the corner of BEI. The study found that RUPS result quality and Sekretaris Perusahaan activity have no significant effect on earning management, while Dewan Komisaris Independen proportions, Dewan Direksi proportions, Komite Audit proportions have negative effects on earning management. The obstacles that were encountered during this study are some firms that still have not issued their annual report, so that the data source becoming limited, and then, in few annual financial reports that were already issued, some of the data are incomplete, making data source that can be used for this study slightly reduced.
Kata Kunci : Good Corporate Governance (GCG), Earning management.