POTENSI DAN PERANAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DALAM RANGKA PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH DI KABUPATEN INDRAMAYU
IRFAN KHAIRUL UMAM, S.H.I, Mailinda Eka Yuniza, S.H., L.L.M,
2012 | Tesis | S2 Ilmu HukumTuntutan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah semakin besar berbarengan dengan semakin banyaknya pelimpahan dari kewenangan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Transfer keuangan yang dilakukan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah melalui dana perimbangan jumlahnya relatif memadai dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah, walaupun begitu pemerintah daerah diharuskan lebih kreatif untuk menggali secara maksimal sumber-sumber pembiayaan daerah yang potensial dalam meningkatkan pendapatan asli daerahnya karena hal ini sangat membantu dalam meningkatkan akuntabilitas dan keleluasaan dalam penggunaan anggaran pendapatan dan belanja daerahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana potensi pendapatan asli daerah dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah di kabupaten Indramayu dan bagaimana peranan pendapatan asli daerah dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah di kabupaten Indramayu. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian empiris, yaitu suatu penelitian yang meneliti dan menelaah kondisi dan situasi sosial kemasyarakatan di mana hukum itu diterapkan. Sifat analisisnya bersifat deskriptif artinya peneliti memberikan gambaran atas subjek dan objek yang diteliti sebagaimana hasil penelitian yang dilakukannya. Adapun pendekatannya menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerimaan pendapatan asli daerah terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan serta lain-lain pendapatan asli daerah yang sah dan pelaksanaan pemungutannya dilakukan oleh unit kerja atau dinas-dinas terkait. Penelitian yang dilakukan antara tahun 2009 dan 2010 mengalami peningkatan, hal ini merupakan potensi yang cukup membanggakan sehingga dapat berperan serta dalam pencapaian program pembangunan dengan visi Indramayu Religius, Maju, Mandiri dan Sejahtera (REMAJA).
The demand for the increase in local original income was increasingly high with the delegation of the authority of central government to local government. Financial transfer was conducted by central government to the local government through fiscal decentralization was not enough in the implementation of the local autonomy. However, it was expected that local government must be more creative in maximally exploring potential local financing source to increase the local original income because it was necessary to improve the accountability and to extend the coverage area of the local budget. The study aimed at investigating what was the potential of the local original income in the implementation of the local autonomy in Indramayu district and what was the role of the local original income in the implementation of the local autonomy in Indramayu district. It was an empirical study to analyze the social and economic condition of a society in which law is put in effect. The analysis was descriptive in nature, which means that it described the subject and the object of the study as its results. Its approach was qualitative one. The results showed that the local original income consists of local tax, local retribution, the results of the management of the local resources, and other legal local original income whose collection was conducted by the working units or the agency concerned. The study that was conducted in 2009 and 2010 increased and it represented an encouraging potential that could play an important role in the achievement of the development program with the vision Religious, Forward, Independen and Prosperous Indramayu (Religius, Maju, Mandiri, Sejahtera [REMAJA]).
Kata Kunci : Pemerintah Daerah, Otonomi Daerah, Pendapatan Asli Daerah, Potensi, Peranan