Laporkan Masalah

PEMILIHAN KEPALA DAERAH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP STABILITAS KEAMANAN (Studi Tentang Pemilihan Walikota Banjar, Periode 2008-2013, Provinsi Jawa Barat)

AGUS BUDIMAN, Prof. Drs. Kasto, M.A.

2012 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional

Dampak positif di Era Reformasi ini tentang perubahan Demokrasi nyata yaitu berjalannya pemilu langsung presiden/Kepala Daerah di seluruh Indonesia dengan di keluarkannya UU No. 32 Tanggal 15 Bulan Oktober Tahun 2004, maka UU No. 22 Tahun 1999 tidak berlaku lagi. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui proses Pemilihan Kepala Daerah, Walikota dan Wakil Walikota Banjar Periode 2008-2013. Dan ingin mengetahui implikasi penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah tentang Stabilitas Kemanan di Kota Banjar Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Sumber data didapat melalui Informan, Tempat dan peristiwa, Dokumen dan Analisis Data dengan menggunakan Analisis Deskriptif. Hasil penelitian Proses Pemilihan Kepala Daerah, Walikota dan Wakil Walikota Banjar di mulai dari Persiapan Pencalonan, mengumumkan dan pengambilan formulir pencalonan, pengundian nomor urut pasangan calon, kampanye, penetapan jadwal dan daerah kampanye, penyampaian visi dan misi pasangan calon di DPRD, masa tenang, pemungutan dan penghitungan suara, penetapan hasil pemilihan umum Walikota dan Wakil Walikota dan Pelantikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses Pemilihan Kepala Daerah Walikota dan Wakil Walikota Banjar dalam Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah di Kota Banjar berimplikasi terhadap Stabilitas keamanan menjadi kuat.

Positive impact in the Age of Reform is about change in the real democracy that goes direct presidential election/Head of regions throughout Indonesia with the keluarkannya Law. 32 On 15 October 2004, the Law no. 22 of 1999 no longer apply. The purpose of this study is to know the local elections, the Mayor and Deputy Mayor of Banjar period 2008-2013. And want to know the implications of the implementation of the Stability of Regional Head Election Security in Banjar City of West Java Province. This research method using qualitative methods. Sources of data obtained through informants, places and events, Documents and Data Analysis using descriptive analysis. The research results of regional elections, the Mayor and Deputy Mayor at the start of the preparation Banjar nomination, and the decision to announce the nomination form, drawing numbered pairs of candidates, campaign, establishment of schedules and the campaign, delivering the vision and mission of the pair of candidates in parliament, a period of calm, voting and counting, determination of election results and the Mayor and Deputy Mayor's inauguration. The results showed that the Regional Head Election of Mayor and Deputy Mayor of Banjar in the Implementation of Regional Head General Election in the City of Banjar implications for the stability of a strong safety.

Kata Kunci : Pilkada Langsung, Stabilitas keamanan, Jumlah Fantastis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.