PELAKSANAAN PELEPASAN DAN PENGADAAN TANAH KAS DESA DI DESA TEGALTIRTO KECAMATAN BERBAH KABUPATEN SLEMAN YOGYAKART
Irenne Yovita Theedens, Pudjiastuti, SH., SU
2012 | Tesis | S2 Magister KenotariatanTanah kas desa merupakan salah satu kekayaan yang dimiliki oleh desa. Dalam pengalihan kepemilikannya dari desa khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta, diperlukan proses yang panjang yang dilakukan oleh pemohon. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengetahui proses pelepasan dan pengadaan tanah kas desa di Dusun Jagalan Desa Tegaltirto Kecamatan Berbah Kabupaten Sleman Yogyakarta, bentuk dan mekanisme ganti kerugian yang diberikan serta peran pemerintah Kabupaten Sleman dalam proses pelepasan dan pengadaan tanah kas desa tersebut. Dalam memperoleh data, dilakukan penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan untuk mendukung data yang diperoleh di lapangan. Keseluruhan data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif sehingga menghasilkan data yang deskriptif analisis. Tanah kas desa yang menjadi objek penelitian ini terletak di Dusun Jagalan Desa Tegaltirto Kecamatan Berbah Kabupaten Sleman Yogyakarta. Tanah kas desa ini masih berada dalam ruang lingkup tanah milik keraton, sehingga dalam pelepasannya dibutuhkan ijin dari Gubernur. Subjek yang mempunyai wewenang untuk mengajukan permohonan pelepasan tanah kas desa adalah BUMN/BUMD, instansi pemerintah dan lembaga yang berbadan hukum (lembaga sosial keagamaan). Terhadap pelepasan tanah kas desa sifatnya bukan merupakan jual beli, sehingga ada ganti rugi. Ganti yang rugi yang diberikan harus menguntungkan bagi desa dan warga yang tinggal di dalamnya.
Land of the village treasury is one of the assets owned by the village. The transfer of ownership of the village, especially in Yogyakarta Special Region, required a long process undertaken by the applicant. Therefore, conducted a study to determine the release and procurement of land in the hamlet of the village treasury Jagalan Tegaltirto Village District Berbah Sleman district of Yogyakarta, forms and compensation mechanisms are provided as well as the role of government in the Lahore district land acquisition process and the release of the village treasury. In obtaining the data, carried out field research and library research to support the data obtained in the field. Overall data were analyzed qualitatively to produce descriptive data analysis. Land of the village treasury is the object of this study lies in the hamlet Jagalan Tegaltirto Village District Berbah Sleman district of Yogyakarta. Land of the village treasury is still within the scope of land belonging to the palace, so that the required permits release of the Governor. Subjects who have the authority to apply for the release of the village treasury land is owned / public enterprises, government agencies and institutions are legal entities (religious charity). On the release of its village land is not a cash sale, so no compensation. Replace the loss which should be beneficial to the village and the residents who live in it.
Kata Kunci : Pelepasan, Pengadaan, Tanah Kas Desa