KAJIAN PENGGUNAAN OBAT BAHAN ALAM PADA PASIEN USIA LANJUT DI POLIKLINIK GERIATRI RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA
LAKSMI MAHARANI, Prof. Dr. Djoko Wahyono, SU., Apt
2012 | Tesis | S2 Mag.Farmasi KlinikPenggunaan obat komplementer di dunia mengalami peningkatan sejak 20 tahun terakhir. Seringkali penggunaannya bersamaan dengan obat yang diresepkan dokter, sehingga berpotensi menyebabkan interaksi. Obat bahan alam juga tidak selalu bebas dari efek samping. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji penggunaan obat bahan alam pada pasien usia lanjut di poliklinik geriatri RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, kesesuaian informasi yang diterima pasien tentang tujuan penggunaan, interaksi potensial dan kejadian efek samping yang muncul. Penelitian ini dilaksanakan dengan rancangan cross-sectional dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dengan kuesioner dan pencatatan rekam medik. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 100 sampel. Hasil penelitian didapatkan bahwa penggunaan obat bahan alam pada pasien usia lanjut di poliklinik geriatri RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta sebesar 43%. Tujuan penggunaan sebagai komplemen sebesar 63%, supplemen sebesar 30%, dan alternatif sebesar 7%. Karakteristik pasien yang berkorelasi dengan penggunaan obat bahan alam adalah jenis kelamin (p<0,05) dan pekerjaan (p<0,005). Informasi penggunaan 49% berasal dari teman atau saudara, 26% dari iklan, 16% dari tenaga kesehatan, dan 9% sisanya mengetahui sendiri. Tujuan penggunaan yang tidak sesuai dengan bukti ilmiah yang telah dipublikasikan sebesar 25% untuk supplemen dan 25% untuk komplemen atau alternatif. Terjadi suspect interaksi obat antara daun salam dengan lisinopril sebagai antihipertensi yang menghasilkan efek hipotensi dan 2 kasus suspect efek samping obat yaitu penggunaan jus teripang yang menyebabkan alergi dan propolis yang menyebabkan demam.
Complementary drugs usage has been increased since the last 20 years. The usage often together with prescription drugs, so it had potency to caused interaction. Drugs from natural origin not always free from adverse effects. This study aimed to know drugs from natural origin usage in elderly at geriatric polyclinic of RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, appropriation information received with intended use by patients, potency of interactions, and adverse effects reaction. This study design was cross-sectional with purposive sampling technique. Data collected with questionnaire and medical record. Sample size which fulfilled inclusion criteria was 100 samples. The result was amount of drugs from natural origin usage in geriatric polyclinic of RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta was 43%. The usage purposes were 63% as complement, 30% as supplement, and 7% as alternative. Patient characteristics which correlated with drugs from natural origin usage were gender (p<0.05) and occupation (p<0.05). Information received by patients 49% from friends or family, 26% from advertisement, 16% from health-care practitioners, and the last 9% know by themselves. Inappropriate intended use with scientific evidence had been published were 25% for supplement and 25% for complement and alternative. Interaction suspect happened between bay leaves and lisinopril caused hypertension, and adverse effect suspect happened to Holothuria sp. juice usage caused allergic reaction and propolis usage caused fever.
Kata Kunci : obat bahan alam, interaksi, efek samping