PERSEPSI PELAKU PASAR PARIWISATA TERHADAP UNSUR-UNSUR PEMBENTUK CITRA DESTINASI (CITY BRANDING KOTA SEMARANG)
asmarani februandari, Prof. Ir. Wiendu Nuryanti, M.Arch., Ph.D
2012 | Tesis | S2 Mag.Arsitektur PariwisataKota Semarang merupakan salah satu pintu gerbang pariwisata Jawa Tengah bersamaan dengan Surakarta dan Yogyakarta. Namun, banyak wisatawan yang lebih tertarik untuk mengunjungi Yogyakarta dan Surakarta dibandingkan dengan Semarang. Hal ini disebabkan karena Surakarta dan Yogyakarta memiliki citra (image) pariwsata yang cukup jelas. Sedangkan Semarang, meskipun sudah mempunyai city branding, yaitu “Semarang Pesona Asia†namun masih belum mempunyai citra atau image yang jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah persepsi pelaku pasar pariwisata terhadap citra destinasi kota Semarang dan mengidentifikasikan unsur-unsur pembentuk brand yang sesuai untuk menyusun city branding kota Semarang. Metode yang digunakan adalah mix kualitatif dan kuantitatif dengan pengambilan sampel sebanyak 100 orang untuk responden wisatawan, dan enam orang untuk responden travel agent. Hasil kuesioner tersebut selanjutnya dideskripsikan mengenai persepsi pelaku pasar pariwisata terhadap citra kota Semarang sebagai destinasi pariwisata dan unsur-unsur apa yang sesuai untuk menyusun city branding kota Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra kota Semarang sebagai destinasi pariwisata adalah unik, murah, dan merupakan destinasi yang cocok bagi kalangan muda. Keunikan kota Semarang salah satunya terletak pada keberagaman budaya dan masyarakat. Sedangkan unsur-unsur yang pembentuk brand yang sesuai untuk menyusun city branding kota Semarang adalah “unikâ€, “kulinerâ€, “kota lamaâ€, heritageâ€, “murahâ€, “ramahâ€, “kalangan mudaâ€, dan “keragaman budayaâ€
Semarang is one of Central Java tourism gate, besides other gates namely Yogyakarta and Surakarta. However, many tourists are more interested in visiting Yogyakarta and Surakarta rather than Semarang. This is because Yogyakarta and Surakarta have clear destination image (iconic). Meanwhile, although Semarang already has a city branding namely “Semarang Pesona Asia†but still does not have a clear destination image. This research aims at determining the perception of the tourism market on the destination image of Semarang and to identifying the elements which can be used to develop the city branding. This research use mix qualitative and quantitave method and has 100 tourists and six travel agents for respondents. The result of the questionnaire is further described on the tourism market perception on image of Semarang as a tourism destination and the elements that can form city branding of Semarang. The result showed that the image of Semarang as a tourism destination are unique, inexpensive, and suitable for young people. The uniqueness of Semarang lies on the diversity of culture and society. While the suitable elements for forming Semarang city branding are „unique‟, „culinary‟, „old town‟, „heritage‟, „cheap‟, „friendly‟, „young people‟, and „cultural diversity‟.
Kata Kunci : city branding, brand positioning, kota Semarang, citra destinasi