ANALISIS PELAKSANAAN SISTEM AKUNTANSI INSTANSI DI PANGKALAN TNI ANGKATAN UDARA ADISUTJIPTO YOGYAKARTA
GAGUK SUNU WIDIANTO, Dr. Sony Warsono, MBA
2012 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi TerapanPenelitian berawal dengan penyampaian gejala permasalahan yang terjadi pada lingkungan yang melingkupi obyek penelitian, yaitu adanya fenomena pelaksanaan SAI di Lingkungan Kemhan dan TNI pada umumnya belum menunjukkan kesempurnaan, yang pada akhirnya menjadi permasalahan, yaitu BPK selaku auditor laporan keuangan pemerintah memberikan opini wajar dengan pengecualian (WDP) terhadap hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Kemhan dan TNI pada tahun 2008, 2009, dan 2010. Berdasarkan permasalahan tersebut maka penelitian ini mengambil sampel atau obyek penelitian tentang pelaksanaan SAI di Lanud Adisutjipto Yogyakarta yang merupakan satuan pelaksana tingkat bawah di lingkungan Kemhan dan TNI. Untuk memahami mekanisme pelaksanaan SAI di lingkungan Kemhan dan TNI perlu dikaji aturanaturan (instrumental input) yang berlaku. Faktor-faktor eksternal yang menjadi pendorong (environmental input) seperti isu situasi lingkungan sosial, politik, ekonomi, budaya, dan teknologi yang melingkupi serta mendorong terjadinya latar belakang permasalahan, perlu dipahami dengan menggunakan teori dan penelitian-penelitian empiris sebelumnya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, desain penelitian adalah deskriptif, dan metode penelitian ini adalah studi kasus. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, survei, dan data sekunder. Langkah-langkah untuk mengolah, menganalisis, dan menyajikan simpulan meliputi proses reduksi data, kategorisasi data, sintesisasi data, dan penyusunan hipotesis kerja. Hasil analisis data atas lima dimensi yang diamati meliputi bidang organisasi, peranan dan pengawasan pimpinan, personel, sarana dan prasarana, serta kualitas sistem memberikan kesimpulan bahwa secara umum pelaksanaan SAI di Lanud Adisutjipto sudah terlaksana dengan baik dan sesuai ketentuan, namun masih ditemukan beberapa kendala pada kelima dimensi bahasan tersebut. Kendala pada bidang organisasi terutama masalah nama jabatan dan tugas pokok Kaurbuk tidak sesuai dengan SAI. Kendala pada bidang peranan dan pengawasan pimpinan yaitu para pelaksana atau operator SimakBMN masih merasakan peran dan pengawasan pimpinan belum optimal. Kendala pada bidang personel terutama masalah pemahaman operator SimakBMN terhadap SimakBMN masih kurang dan mereka membutuhkan kursus atau pendidikan tentang hal itu. Kendala bidang sarana dan prasarana yaitu banyak stavolt komputer SimakBMN rusak serta jaringan online tidak berfungsi optimal. Permasalahan pada bidang kualitas sistem adalah belum bisa mengaplikasikan proses rekonsiliasi laporan SAK dan SimakBMN, tidak bisa merekam spesifikasi barang yang sangat kompleks jenisnya dan lebih dari seribu item.
The study begins with the submission of the symptoms of problems that occurred in the environment surrounding the object of research, namely the phenomenon of implementation of the SAI in Kemhan environment and Armed Forces in general have been not yet demonstrated excellence, which ultimately became the problem, the BPK as the auditors of government financial statements give a reasonable opinion with the exception (WDP) to the results of the Kemhan and the military financial statements in 2008, 2009, and 2010. Based on these problems then take a sample of this study or the object of research on the implementation of the SAI in Yogyakarta Adisutjipto Air Force Base which is a unit of lower-level executive in Kemhan and Armed Force environments. To understand the mechanism of implementation of the SAI in the Kemhan environment and the Armed Force needs to be studied Kemhan rules (instrumental input) applies. External factors that a driver (environmental input) as the environmental situation of social issues, politics, economics, culture, and technology and encourage the surrounding background of the problems, needs to be understood by using theory and previous empirical studies. This research uses qualitative research, research design is descriptive, and research methods is a case study. Methods of data collection using observation techniques, interviews, surveys, and secondary data. The steps to process, analyze, and present conclusions include the data reduction process, categorizing data, sintesisasi data, and preparation of a working hypothesis. The results of data analysis on the five dimensions were observed covering the fields of organization, the role of leadership and supervision, personnel, facilities and infrastructure, and quality systems to the conclusion that in general the implementation of the SAI in Lanud Adisutjipto already performing well and according to the provisions, but still found some constraints on the fifth dimension the discussion. Constraints on the field of organization particularly with the job name and main duty of Kaurbuk does not match to the SAI. Constraints on the field of leadership and oversight role especially the practitioner or operator is still feeling SimakBMN leadership and oversight role has not been optimal. Constraints on the field of personnel, especially the problem of operator or administrator understanding of SimakBMN still lacking and they need a course or education about it. Development of infrastructure constraints that many SimakBMN computer stavolt damaged and online network is not functioning optimally. Problems in the field of quality systems are not yet able to apply the reconciliation process of SAK and SimakBMN report, can not record the specifications of goods which are very complex kind and more than a thousand items.
Kata Kunci : Lanud Adisutjipto Yogyakarta, SAI, SAK, SimakBMN, organisasi, peranan dan pengawasan pimpinan, personel, sarana dan prasarana, kualitas sistem.