PEMEROLEHAN BAHASA KEDUA PADA ANAK (STUDI KASUS DI BRITON INTERNATIONAL SCHOOL)
NURMAYANTI, Dr. F.X.Nadar, M.A
2012 | Tesis | S2 LinguistikPenelitian ini berjudul “Pemerolehan Bahasa Kedua Anak (Studi Kasus Di Briton International School)â€. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan L2 (bahasa Inggris) anak yang meliputi pemerolehan kata, pemerolehan kalimat, dan faktor-faktor yang mendukung pemerolehan L2 anak di Briton International School. Penelitian ini menggunakan metode deskripftif kualitatif dengan studi kasus yang penggumpulan datanya dengan merekam tuturan anak selama kurung waktu 6 bulan baik dalam kelas maupun luar kelas, ketika anak terlibat cakap dengan guru, peneliti, dan teman-temannya. Hasil rekaman berupa video ditranskrip kemudian data berupa tuturan spontan dan script dijadikan data utama untuk menganalisis pemerolehan kata dan kalimat anak. Dari hasil penelitian diperoleh pemerolehan kata anak meliputi nomina, verba, kata penanda yaitu adjektiva dan adverbia, dan beberapa kata berfungsi seperti pronomina, artikula, preposisi, dan konjungsi. Sedangkan pada tataran kalimat, anak mampu memproduksi kalimat deklaratif sederhana yang terdiri atas dua kata dan kalimat yang terdiri atas tiga-empat kata. Pemerolehan kalimat interogatif anak terdiri atas kalimat deklaratif dan imperatif yang dituturkan dengan intonasi bertanya, kalimat interogatif WH dengan dua kata dan kalimat interogatif yang terdiri atas tiga-empat kata namun tidak diikuti dengan inversi pada urutan katanya. Kalimat imperatif untuk menyatakan permohonan, menuntut, dan meminta juga masih diproduksi anak dalam tuturan sederhana. Kalimat negatif juga diproduksi anak secara bervariatif yaitu dengan meletakkan partikel negasi di luar tuturan yang terdiri atas dua kata, penggunaan partikel negasi di dalam tuturan dengan konstruksi tiga-empat kalimat, dan penggunaan partikel negasi setelah verba do namun tidak menandai jumlah atau tense. Dukungan dari lingkungan juga berperan dalam pemerolehan bahasa kedua anak seperti lingkungan kebahasaan yang alami, pemberian input kebahasaan harus dapat dipahami, sederhana, dan berhubungan dengan topik-topik yang disukai anak. Overgeneralisasi, interferensi, dan simplifikasi adalah beberapa strategi belajar yang umumnya yang secara tidak sadar digunakan anak untuk menguasai L2nya.
This research entitled “Second Language Acquisition (A Case Study at Briton International School). It is intended to describe child second language acquisition (English) which consists of words and sentences acquisition, and some external factors which supports child second language acquisition at Briton International Shool. This research uses qualitative descriptive method of a study case, involving the data collection through video recording of the child‟s speech over the 6 months in and out the classroom context. The video recordings which consists of spontant and scripted conversations between the child and his teachers, researcher, and friends then made into written transcriptions. The written transcriptions regard as the primary data to investigate the child‟s words and sentences acquisition. A number of points emerge from this, child‟s words acquisition consists of noun, verb, modifiers (adjective and adverb), pronouns and function words such as articles, preposition, and conjunctions. In terms of sentences, the child was capable of sucessfully performing simple declarative with two word statements to three-four words. The child also able to produce questions with declarative and imperative words order but spoken with a rising intonation , there are also some WH questions but appear in two words to three-four words without inversion or declarative order is still maintained. Imperative sentences also appear in simple forms to request, insist, and demand someone else to perform a task. This research also note that negatives appear variably such as in two words utterences, the child just simply place a negative particle „no‟ before a noun or verb, negative word place inside the sentences which consists of three-four words, and particle not also placed after a part of do, but it wasn‟t marked for number or tense. Several external factors play an important role in child second language acquisition, a natural language situations, input should be comprehensible, relevant to children‟s immediate interest, not to compleks but no strictly graded either. Overgeneralization, interference, and simplication treated as learning strategies that are commonly subconciously used to master their L2.
Kata Kunci : pemerolehan bahasa kedua, anak, kata, kalimat