PERAN PENDAMPINGAN REGULASI EMOSI TERHADAP PERILAKU MALTREATMENT PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK DENGAN GANGGUAN PEMUSATAN PERHATIAN/HIPERAKTIVITAS (GPP/H)
Erny Hidayati, S.Psi, Prof. Dr. Johana Endang Prawitasari
2012 | Tesis | S2 PsikologiPenelitian ini bertujuan menguji peran pendampingan regulasi emosi dalam menurunkan 3 bentuk perilaku maltreatment yaitu mencubit, membentak dan mengancam pada ibu yang memiliki anak dengan Gangguan Pemusatan Perhatian / Hiperaktivitas (GPPH) Rancangan penelitian yang digunakan adalah within subject dengan model rancangan ABAB single subject design. Jumlah subjek dalam penelitian ini 2 orang ibu dengan anak GPP/H yang menjadi pasien di Pusat Pengkajian dan Pengamatan Tumbuh Kembang Anak Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan selama 5 minggu dari tanggal 12 Januari 2010 – 17 Februari 2010. Data diperoleh dari catatan pemantauan diri dan refleksi pengalaman selama masa penelitian pendampingan regulasi emosi berlangsung. Data dianalisis dengan inspeksi visual. Data refleksi subjek selama masa pendampingan dianalisis secara kualitatif dengan pendekatan analisis isi Hasil menunjukkan bahwa pendampingan regulasi emosi menimbulkan perubahan kesadaran pada kedua subjek. Kesadaran baru tersebut mempengaruhi cara kedua subjek dalam memandang perilaku anak GPP.H dan selanjutnya berpengaruh terhadap penurunan perilaku maltreatment yaitu perilaku mencubit, membentak dan mengancam yang dipantau. Hasil analisis kualitatif menunjukkan bahwa kedua subjek membutuhkan kelompok dukungan untuk berbagi pengalaman dengan ibu-ibu lain yang memiliki anak dengan GPP/H.
This study was aimed to examine the role of emotion regulation assistance to decrease three forms of maltreatment behavior, namely pinching, shouting and threatening behavior on mother of ADHD children. Design research used was within subject design with ABAB single subject design. There were two mothers of ADHD children participating in this study. They were clients of The Assessment Center for Child Growth and Development in Yogyakarta. This study was conducted for five weeks from January 12 th – February 17 th 2010. Data were obtained from self monitoring note and reflection of experience during emotion regulation assistance study period was going on. Data were analyzed by using visual inspection. Data of subject reflection during assistance period were analyzed qualitatively using content analysis approach. The result showed that emotion regulation assistance evoked the change of awareness on both subjects. The new awareness influenced the way of the subjects to view behavior of ADHD children. Furthermore this influenced on decreasing maltreatment behavior, namely pinching, shouting and threatening behavior monitored. Qualitative analysis indicated that support group was needed by the subjects to share their problem with another.
Kata Kunci : perilaku maltreatment, GPP/H, pendampingan regulasi emosi