PENGARUH KOMBINASI LAPISAN PAPAN PARTIKEL DARI LIMBAH PARTIKEL AREN (Arenga Pinnata) DAN LIMBAH SERUTAN BAMBU (Dendrocalamus asper) DENGAN JUMLAH PEREKAT UREA FORMALDELHIDA TERHADAP SIFAT PAPAN PARTIKEL
MUHAMMAD LUTFI SONJAYA, Dr.Eng. Iman Haryanto, S.T., M.T,
2012 | Tesis | S2 Mag.Sistem TeknikKebutuhan kayu untuk industri perkayuan di Indonesia telah mengalami defisit seiring bertambahnya jumlah penduduk yang mengakibatkan permintaan melonjak drastis. Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah dengan mencari bahan baku alternatif pengganti kayu seperti pembuatan papan partikel. Limbah Aren dan Limbah Bambu dapat digunakan sebagai bahan baku papan partikel karena mengandung selulosa, hemiselulosa dan lignin yang merupakan unsur struktural kayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perekat urea formaldehida dan kombinasi lapisan partikel berbahan partikel aren dan serutan bambu terhadap sifat fisis dan mekanik papan partikel Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan blok lengkap yang disusun secara faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama memiliki tiga tingkat perlakuan yaitu kombinasi lapisan papan partikel dengan perbandingan tepi atas aren: core bambu:tepi bawah aren dengan perbandingan 10%:80%:10%(K1), 20%:60%:20%(K2), 30%:40%:30%(K3). Faktor kedua memiliki tiga tingkat perlakuan yaitu kadar perekat 5%(P1), 10%(P2), dan 15% (P3). Adapun parameter yang diuji adalah kerapatan, penyerapan air, pengembangan tebal, kekuatan tarik tegak lurus/ internal bonding, modulus patah (MOR), modulus elastisitas (MOE) dengan menggunakan standar uji SNI 03-2105-2006 Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor komposisi lapisan memberikan pengaruh nyata terhadap keteguhan tarik tegak lurus/ internal bonding dan modulus elastisitas (MOE) dan tidak memberikan berpengaruh nyata terhadap kerapatan, penyerapan air, pengembangan tebal dan modulus patah. Sedangkan faktor perekat memberikan pengaruh sangat nyata terhadap sifat fisis dan mekanik papan partikel. Penggunaan kombinasi komposisi lapisan (face) aren 10% : (core) bambu 80% : (face) aren 10% (K1) dengan perekat 15% (P3) menghasilkan papan berlapis dengan sifat yang terbaik memiliki kerapatan 0,77 g/cm3, pengembangan tebal 22,84%, penyerapan air 59,79%, internal bonding 3,56 kgf/cm2, modulus patah 182,48 kgf/cm2 dan modulus elastisitas 16352,9 kgf/cm2. Berdasarkan perbandingan dengan SNI 03-2105-2006, sifat yang memenuhi hanya pada kerapatan, modulus patah dan internal bonding sedangkan pada sifat penyerapan air, pengembangan tebal dan modulus elastisitas masih belum memenuhi.
The need of wood for lumber industry in indonesia has got deficit over increasing population that make demand increase dramatically. One of effort that we could do is to find an alternative of wood like make particle board. Sugar palm waste and bamboo waste can be usde as board particle sources because it contains sellulose, hemisellulose and lignin as element of wood structure. The objective of this research is to find out the effect of urea formaldehyde addition and combination of layered particle from aren waste particle and bamboo waste shaving to the properties of particle board. Research methodology was completely randomized design with two factors. The first factor has three kind treatment were combination layered board particle with ratio face (sugar palm) : core (bamboo) : face (sugar palm) are 10%:80%:10%(K1), 20%:60%:20%(K2), 30%:40%:30%(K3). Second factor has three kind treatment were amount of adhesicve 5% (P1), 10%(P2) and 15%(P3). Parameter of property test were density, water absorption, thickness swelling, internal bonding, modulus of rupture and modulus of elasticity with using SNI 03-2105-2006. The research showed that particle layered composition factor affects significantly to internal bonding and modulus of elasticity but it doesn’t effect significantly to density, water absorption, thickness swelling and modulus of rupture. Meanwhile, adhesive factor affects significantly to all of property test. The best particle board made from combination layered arrangement 10% face : 80% core : 10% face (K1) with amount of adhesive 15% (P3). It has the best property as density 0,77 g/cm3, thickness swelling 22,84%, water arsoption 59,79%, internal bonding 3,56 kgf/cm2, modulus of rupture 182,48 kgf/cm2 and modulus of elasticity 16.352,9 kgf/cm2. Based on SNI 03-2105-2006, the properties test that had fullfilled were density, modulus of rupture and internal bonding but for water absorption, thickness swelling and modulus elasticity has not fullfill yet.
Kata Kunci : papan partikel, limbah aren, limbah bambu, papan berlapis, komposisi lapisan, jumlah perekat, urea formaldehida.