Laporkan Masalah

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA BIDAN DESA DALAM PELAYANAN ANTENATAL DI KABUPATEN PURWOREJO

Wahyu Handoyo, dr. Tjahjono Kuntjoro, MPH, DrPH.

2012 | Tesis | S2 Kesehatan Masyarakat/MMPK

Latar Belakang: Angka kematian ibu (AKI) merupakan salah satu indikator utama derajat kesehatan suatu negara, yang juga dapat mengindikasikan kemampuan dan kualitas pelayanan kesehatan, kapasitas pelayanan kesehatan, kualitas pendidikan, dan pengetahuan masyarakat. Berdasarkan profil Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo pada tahun 2007 jumlah kematian ibu sebanyak 217 per 100.000 KH, tahun 2008 sebanyak 164 per 100.000 KH, dan tahun 2009 sebanyak 109 per 100.000 KH. Keadaan ini menggambarkan masih terdapatnya masalah yang memerlukan penanganan serius dari pemerintah Kabupaten Purworejo. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk meneliti tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja bidan desa dalam pelayanan antenatal di Kabupaten Purworejo. Tujuan: Untuk menganalisis kinerja bidan desa dalam pelayanan antenatal dan faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja bidan desa di Kabupaten Purworejo. Metode: Penelitian ini merupakan Jenis penelitian analitik dengan rancangan cross sectional, Subjek dari penelitian ini adalah Bidan desa yang bertugas di Kabupaten Purworejo. Jumlah Bidan desa sebanyak sebanyak 60 orang. Cara pengumpulan data dengan total sampling Hasil Penelitian: Hasil penelitian memperlihatkan Terdapat hubungan yang signifikan antara umpan balik, motivasi motivasi dan insentif, lingkungan dan alat, terhadap kinerja bidan dalam pelayanan antenatal sementara untuk faktor dominan yang berhubungan dengan kinerja bidan dalam pelayanan antenatal adalah supervisi/umpan balik. Kesimpulan: Untuk meningkatkan kinerja bidan dalam pelayanan antenatal adalah dengan peningkatan fungsi pengawasan dan pembinaan secara berkala kepada bidan di Kabupaten Purworejo dan juga meningkatkan kemampuan dan keterampilan bidan sehingga sesuai dengan standar kompetensi yang diharapkan.

Background: The maternal mortality rate is one of the main indicators of health status of a country, which can also indicate the ability and quality of health care, health service capacity, quality education and community knowledge. Based on the profile Purworejo District Health Office in 2007 as many as 217 maternal deaths per 100,000 living, in 2008, as many as 164 per 100,000 living, and in 2009 as many as 109 per 100,000 living. This situation illustrates the presence of serious problems that require the handling of government Purworejo. Therefore, the authors are interested in examining the factors relatedto the performance of midwives in antenatal care in Purworejo. Objectives: To analyze the performance of midwives in antenatal care and factors related to the performance midwives in Purworejo. Methods: This study is an analytical research with cross sectional design, subjects of this study is the midwives who served in Purworejo. The number of midwives as many as 60 people. The data collected by the total sampling. Research Results: The results shows there is a significant relationship between feedback, motivation and incentive motivation, environment and tools, the performance of midwives in antenatal care while the dominant factor associated with the performance of midwivesin antenatal care is supervision/feedback. Conclusion: To improve the performance of midwives in antenatalcare is to increase the function of supervision and guidance to the midwife on a regular basis Purworejo and also improve the abilityand skills of midwives so in accordance with the standards of competence expected.

Kata Kunci : Kinerja bidan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.