Laporkan Masalah

OPTIMALISASI PERAN INTELIJEN DALAM RANGKA PELAKSANAAN KEBIJAKAN DAERAH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN WILAYAH (Studi di Komunitas Intelijen Daerah Kabupaten Mojokerto Provinsi Jawa Timur)

Wahyu Haminarko, Dr. Armaidy Armawi, M.Si

2012 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi peran intelijen dalam rangka pelaksanaan kebijakan daerah Kabupaten Mojokerto provinsi Jawa Timur dan untuk mengetahui implikasi peran intelijen terhadap ketahanan wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dan lokasi penelitian yaitu daerah Kabupaten Mojokerto, instrument penelitian meliputi wawancara, observasi dan kepustakaan. Analisis yang digunakan adalah model interaktif. Dalam model analisis ini terdapat 3 komponen analisis yaitu reduksi data, salinan data dan penarikan kesimpulan. Peran intelijen daerah Kabupaten Mojokerto, menunjukan komitmen politik pemerintah daerah dalam melaksanakan kebijakan untuk meningkatkan perekonomian melalui pemanfaatan intelijen daerah untuk melakukan deteksi dini dan cegah dini setiap perkembangan dan gejolak dilapangan sehingga pemerintah daerah melalui perangkatnya dapat menangkal kekuatan maupun niat dari pihak lain yang ingin mengganggu stabilitas keamanan daerah. Peran intelijen membantu pemerintah secara terus menerus dengan fungsinya sebagai penyelidikan, pengamanan dan penggalangan dengan mencari, mengumpulkan setiap perkembangan untuk dianalisa sebagai data intelijen yang selanjutnya digunakan sebagai bahan pertimbangan keputusan pimpinan. Kebijakan yang tidak didasari oleh akurasi data intelijen dapat menimbulkan kerawanan bahkan ancaman baik langsung maupun tidak langsung. Peran intelijen diukur dengan perkembangan gejolak yang ada di daerah atas kebijakan pemerintah untuk peningkatan ekonomi daerah. Gejolak, dalam hal ini, merupakan aksi penolakan atas kebijakan pemerintah yang dilakukan masyarakat maupun organisasi masyarakat karena merasa dirugikan atas kebijakan tersebut sehingga stabilitas keamanan daerah terganggu. Kompleksitas perkembangan dinamika politik menuntut aparat intelijen untuk memiliki pengetahuan serta kepekaan terhadap perubahan, agar dapat melakukan fungsinya secara terus menerus dalam membantu pimpinan dalam pengambilan kebijakan. Untuk itu optimalisasi peran intelijen merupakan langkah dalam pelaksanaan kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto yang diwujudkan dalam menjalankan fungsi intelijen yang sesuai dengan visi misi pembangunan daerah. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah dalam perannya, eksistensi intelijen menunjukkan akurasinya dalam mengikuti perubahan pergeseran aspek sosial di masyarakat untuk mendukung pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah. Dalam rangka mengoptimalisasikan perannya, koordinasi antar Kominda sangat diperlukan mengingat pentingnya data intelijen dalam rangka pengambilan kebijakan pimpinan daerah untuk perencanaan pelaksanaan pembangunan daerah. Peran intelijen dalam rangka pelaksanaan kebijakan daerah memiliki implikasi positif terhadap ketahanan wilayah di Kabupaten Mojokerto, karena situasi yang aman dan kondusif serta diikuti tatanan perikehidupan pada berbagai kegiatan dapat dilakukan dengan baik.

This study aims to determine the role optimalization of intelligence to the draft implementation of local government policy on Mojokerto Regency on East Java province and to know the implications of the role of intelligence to the resilience of the region on Mojokerto Regency, East Java. The type of research used in this study is the descriptive study with qualitative approach, and the study site on Mojokerto Regency, instruments researchers include interview, observations and documents and literature. The analysis used is an interactive model. In this model there are three components of this analysis is the analysis of data reduction, a copy of the data and drawing conclusions. The results showed that the role of intelligence to the economic policy on the local government of Mojokerto Regency, shows the political commitment of local governments restructure and improve the economy through the use of intelligence systems for the early detection and early prevention of any developments and upheavals in the field so that local governments through the device to ward off the power and intentions of other parties who want to destabilize regional security. The role of intelligence to assist the government continuously with its function as a probe, raising security and by finding, collecting any developments for the analysis of the intelligence data that is used as a material consideration four leadership decisions. Not in the underlying policy by the accuracy of intelligence data can lead to insecurity and even the threat of direct or indirect. Measured levels of intelligence role with the development of turbulence in the area of government policy for regional economic improvement. In this case, turbulence is a rejection of the actions of government policy that made the community and community organizations because they feel aggrieved over the security policy so that the stability of disturbed areas sustainable democratization has been achieved on the local government of Mojokerto Regency, but in the next 5 years are still faced with several problems and challenges in the field of economic development in agriculture and infrastructure, for the optimalization of the role of intelligence is a step to solving the problem of economic development on Mojokerto Regency can be realized in accordance with the vision and mission of local government. The conclusions of this study is in their role, the existence of intelligence showed accuration to follow the shift turbulence of social aspects in the society to support the implementation of local government policy. In the role optimalization, coordinations between local intelligence community needs because remember the importance of intelligence data in the decision maker of local government for the planning implementation of regional development. The role of intelligence to the implementation of local policy have positive implications to regional resilience on Mojokerto Regency, because save situation and conducive with follow the order of lives in various activity can be do better.

Kata Kunci : optimalisasi peran, intelijen, ketahanan wilayah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.