Laporkan Masalah

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PERDAGANGAN ORANG DALAM (INSIDER TRADING) DI PASAR MODAL INDONESIA

David Ronald, SE, DR. Sulistiowati, SH.,M.Hum.,

2012 | Tesis | S2 Magister Hukum

Tesis ini membahas tentang penegakan hukum terhadap pergadangan orang dalam di pasar modal Indonesia. Penelitian ini untuk mengetahui kendala- kendala yang dihadapi Bapepam-LK dalam hal pengawasan dan pembuktian terhadap praktik perdagangan orang dalam di Indonesia, dan upaya-upaya yang dapat ditempuh oleh Bapepam-LK untuk menyelesaiakan permasalahan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian normatif-empiris yang bersifat deskriptif. Data dalam penelitian ini berasal dari studi kepustakaan guna memperoleh data sekunder sekaligus penelitian lapangan berupa wawancara untuk melengkapi data yang diperoleh. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan melakukan studi perbandingan hukum pasar modal Indonesia dengan Amerika Serikat. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa kendala-kendala penegakan hukum perdagangan orang dalam di Indonesia antara lain, ukuran penentuan fakta material, teori misappropriation, batasan kapan orang dalam dapat melakukan transaksi, penerapan teori business judgment rule, dan pembuktian hukum. Dan upaya yang dapat ditempuh Bapepam-LK antara lain, mengembangkan peraturan mengenai ukuran penentuan fakta material, teori misappropriation, short-swing liability, pembuktian terbalik, serta mengadaptasi cara pengawasan dan pemeriksaan antara lain seperti, surveillance dan bounties.

This Thesis examines the law enforcement of Insider Trading in Indonesian Capital Market. The purpose of the study is to discover the constraints faced by Bapepam-LK in terms of supervision and verification of Insider trading in Indonesia, and efforts that can be taken to solve the constraints problem. This research is a descriptive study with normative-empirical method. The data from this study was obtained from library research to obtain secondary data, and also by field research in form of interview to complete the data. Library research conducted by comparison between Indonesian and United States of America capital market’s law. This research discovered that the constraints of insider trading law enforcement in Indonesia such as, the measurement of materiality fact, misappropriation theory, rule of insider restrictions to perform transaction, business judgment rule theory, and law evidence. Efforts that can be taken by Bapepam-LK such as, misappropriation theory, short-swing liability, the legal shifting burden of proof, adapting the supervision and investigation technique such as, surveillance and bounties.

Kata Kunci : Bapepam-LK, Perdagangan Orang Dalam.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.