EVALUASI TAHANAN PENTANAHAN KAWAT NETRAL PADA JARINGAN TEGANGAN MENENGAH DAERAH PERBUKITAN DAN PANTAI DI AREA PELAYANAN JARINGAN SEMARA
Suryono, Dr. Ir. T. Haryono, M.Sc.
2012 | Tesis | S2 Mag.Sist.Energi ElektrikJaringan distribusi tenaga listrik di PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta menerapkan sistem distribusi Jaringan Tegangan Menengah Tiga fasa, Empat kawat. Penerapan sistem tersebut mengacu pada pedoman SPLN no:3, tahun 1978, yang mensyaratkan tahanan pentanahan dari setiap batang pentanahan elektroda batang tunggal maksimal 25 ohm. Pada sistem jaringan baru setiap 7 (tujuh) tiang terdapat pentanahan elektroda batang tunggal dan setiap tiang tidak diketanahkan. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran tahanan pentanahan elektroda batang tunggal (individu) dan tahanan pentanahan kawat netral bersama di daerah pantai dan perbukitan. Pengukuran dilakukan pada jaringan listrik tegangan menengah tiga fasa yang sudah terpasang Ground Rod dan dipilih pada wilayah industri di wilayah kerja APJ Semarang, UPJ Semarang Barat. Hasil pengukuran akan dianalisis dengan uji statistik untuk mengetahui apakah nilai rata-rata tahanan pentanahan daerah pantai dan perbukitan masih memenuhi persyaratan seperti pada SPLN 3: 1978. Pengujian statistik juga mencakup apakah nilai rata-rata tahanan pentanahan daerah pantai dengan perbukitan baik pentanahan tunggal maupun bersama terdapat perbedaan yang signifikan. Hasil yang diperoleh dari penelitian bahwa besarnya nilai rata-rata pentanahan daerah pantai dan daerah perbukitan masih memenuhi persyaratan yaitu, Rt-p = 5,76 ohm dan Rt-b =14,58 ohm, hasil tersebut diperoleh dari uji statistik secara manual. Dari uji statistik menggunakan SPSS diperoleh, terdapat perbedaan yang signifikan, nilai rata-rata tahanan pentanahan batang tunggal maupun bersama, antara daerah pantai dengan daerah perbukitan. Homogenitas dari data yang diuji diperoleh, data tahanan pentanahan elektroda batang tunggal tidak homogen, sedangkan data tahanan pentanahan kawat netral bersama homogen.
Power distribution network in (state electricity company) distribution of Central Java and Jogjakarta implement the Medium Voltage Network distribution system three-phase, four wire. Implementation of the system refers to the guidelines SPLN no: 3, 1978, which requires the grounding resistance of each rod grounding electrode single stem up to 25 ohms. In the new network system every 7 (seven) pole grounding electrode contained a single trunk and each pole is not grounded. In this study, measurements were taken prisoners single-rod grounding electrode (individual) and resistance neutral grounding wire along the coast and hills. Measurements were made on medium-voltage power lines which are mounted three-phase Ground Rod and selected on the industry in the region of APJ Semarang, Semarang UPJ West. Measurement results will be analyzed with a statistical test to determine whether the average value of grounding resistance and hilly coastal area still meets the criteria in SPLN 3: 1978. Statistical testing also includes whether the average value of grounding resistance with a hilly coastal area either alone or together with earth there are significant differences. The results obtained from the study that the magnitude of the average value of the grounding of the coast and the hills are still eligible, Rt-p = 5.76 ohm and Rt-b = 14.58 ohms, the results obtained from statistical tests manually. Of statistical tests using SPSS acquired, there are significant differences, the average value of grounding resistance or with a single trunk, between the coastal hills. Tested the homogeneity of the data obtained, the grounding electrode resistance data are not homogeneous single rod, while the resistance data with homogeneous neutral grounding wire.
Kata Kunci : elektroda pentanahan, tahanan pentanahan, kawat netral