Laporkan Masalah

ANALISIS MANAJEMEN PERUBAHAN DALAM RANGKA PENERAPAN E-AUDIT PADA BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

Kikik Kurniawan, Dr. Wing Wahyu Winarno, MAFIS., Ak.

2012 | Tesis | S2 Mag.Tekn.Informasi

Dalam rangka pelaksanaan reformasi birokrasi, BPK melakukan perbaikan di lingkungan internal, salah satunya adalah penerapan e-Audit. Penerapan e-Audit memerlukan perubahan paradigma dan proses kerja. Perubahan paradigma dan proses kerja merupakan hal yang tidak mudah dilakukan dan banyak menghadapi masalah. Untuk menghindari berbagai kesulitan dan masalah, diperlukan manajemen perubahan. Perubahan paradigma dan proses kerja pemeriksaan dari pemeriksaan secara konvensional menjadi sistem pemeriksaan yang terintegrasi memerlukan manajemen perubahan, karena tidak mudah untuk melakukan suatu perubahan pada suatu organisasi dan akan menimbulkan banyak masalah pada saat perubahan dilakukan. Dengan adanya manajemen perubahan maka diharapkan penerapan e-Audit dapat terlaksana secara efektif sehingga salah satu tujuan reformasi birokrasi dapat tercapai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan perubahan di BPK dalam rangka penerapan e-Audit berdasarkan metodologi Prosci, menilai kondisi perubahan di BPK dalam rangka penerapan e-Audit berdasarkan model Kotter dan mengidentifikasi hambatan apa saja yang dialami BPK dalam melakukan perubahan dalam rangka penerapan e-Audit serta memberikan solusi terhadap hambatan tersebut. Hasil dari penelitian ini ditujukan kepada BPK sebagai masukan terhadap pelaksanaan perubahan dalam rangka penerapan e-Audit dan dapat dijadikan pembelajaran bagi organisasi lain yang akan melaksanakan manajemen perubahan.

In order to implement of bureaucratic reform, BPK make improvements in the internal environment, one of which is the application of e-Audit. Implementation of e-Audit requires a paradigm change and work processes. Paradigm change and work processes is not easy to do and many troubles. To avoid these difficulties and problems, change management is required. Paradigm change and the process of audit from the conventional audit into the integrated audit system requires change management, because it is not easy to make a change in an organization and would cause many problems when changes are made. With the implementation of change management it is expected that e-Audit can be implemented effectively so that one of the bureaucratic reform goals can be achieved. The research method used is descriptive qualitative research methods. This study aims to determine the implementation of changes at BPK in order to implement e-Audit based on Prosci methodology, assessing the condition of a change at BPK in order to implement e-Audit based on the model of Kotter and identify any barriers experienced by BPK in making changes in order to implement e-Audit and provide solutions to these barriers. The results of this study is aimed to BPK as inputs to the implementation of changes in order to implement e-Audit and being a lessons for other organizations who will implement change management.

Kata Kunci : Reformasi Birokrasi, Manajemen Perubahan, e-Audit


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.