Laporkan Masalah

PENGARUH KONSELING KARIR SECARA KELOMPOK TERHADAP EFIKASI DIRI PENGAMBILAN KEPUTUSAN STUDI LANJUT PADA SISWA SMA

Udin Yulianto, Dr. Wisjnu Martani, SU.,Psi

2012 | Tesis | S2 Magister Profesi Psikologi

Membuat keputusan karir merupakan salah satu tanggung jawab yang ada pada tahap perkembangan karir remaja, namun banyak diantara mereka yang masih belum mantap untuk memutuskan karirnya. Efikasi diri memegang peranan penting dalam perkembangan dan pencapaian karir seseorang (Bandura, 1997). Efikasi diri pengambilan keputusan karir yaitu sejauhmana individu percaya bahwa dirinya mampu mengevaluasi dirinya, mengumpulkan informasi karir, menyeleksi tujuan, membuat perencanaan dan memecahkan permasalahan yang berhubungan dengan pengambilan keputusan karir (Taylor dan Betz,1998). Konseling karir secara kelompok adalah salah satu intervensi yang tepat untuk menumbuhkan efikasi diri keputusan karir remaja (Turner & Lapan, 2008). Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh konseling karir secara kelompok terhadap efikasi diri pengambilan keputusan studi lanjut pada siswa SMA. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa SMA kelas 12. Hipotesis penelitian ini adalah konseling karir secara kelompok dapat meningkatkan efikasi diri pengambilan keputusan studi lanjut siswa SMA. Metode dalam penelitian ini adalah quasi eksprerimen menggunakan untreated control group design with pretest and posttest, yaitu model penelitian eksperimen dengan menggunakan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pada kelompok eksperimen di berikan perlakuan berupa konseling kelompok karir sedangkan kelompok kontrol diberi perlakuan yang sama sebagai waiting list. Kedua kelompok diberikan skala efikasi diri keputusan karir satu minggu sebelum perlakuan (pre-test) dan satu minggu sesudah perlakuan (post-test), Analisis data menggunakan uji-t gained score. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konseling karir secara signifikan meningkatkan efikasi diri pengambilan keputusan studi lanjut pada siswa SMA. Ada perbedaan signifikan efikasi diri pengambilan keputusan studi lanjut antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (t=5,049; p<0,01).

Making a career decisions is one of responsibility in the career development stage of adolescent, but many of them were still unstable to make certain about their career. Self-efficacy plays an important role in career decisionmaking. Career decision making self efficcy is as the extent to which individuals’ believe that they can evaluate themselves, collect career information, select goals, make plans, and resolve problems relevant to career decision-making. Career group counseling is one of the appropriate interventions to foster adolescent career decision making self efficacy. The aim of this study was to reveal the influence of career counseling on decision-making self-efficacy in choosing further study for high school students. Participants of the study were twelve grade students in high school (n = 20). Hypothesis of the study was career counseling can improve decision-making self-efficacy for further study of high school students. Research design used in the study was quasi-experimental which implemented untreated control group design with pretest and posttest, namely experimental research model using experimental and control group. Career counseling treatment was given to the experimental group while it was for the control group as waiting list. Both of the groups were given career decision self-efficacy scale on a week before (pretest) and a week after (posttest) the treatment was provided. The data analysis used t-test gained score. The result of this research indicated that career counseling has significantly increased decision-making self-efficacy for further study of high school students. There is significan differences student’s in career decision-making self efficacy between experimental and control group.

Kata Kunci : Konseling karir secara kelompok, Efikasi diri pengambilan keputusan studi lanjut, Siswa SMA


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.