Laporkan Masalah

PENGARUH JENDER, HARGA, MEREK, DAN PENGETAHUAN AKAN PRODUK PADA MINAT BELI GABUNGAN PRODUK (PRODUCT BUNDLING)

Morina Rosalin, Dr. Ike Janita Dewi, MBA.

2012 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Penelitian membahas mengenai pengaruh yang ditimbulkan oleh beberapa variabel tertentu seperti merek, jender, harga, dan pengetahuan akan produk terhadap minat beli gabungan produk. Gabungan produk (product bundling) merupakan salah satu metode yang digunakan oleh pemasar untuk memperkenalkan produk baru. Konsumsi konsumen terhadap produk harian (convenience products) seperti shampoo menjadi menarik untuk diteliti ketika produk ini digabungkan dengan produk pewarna rambut. Mewarnai rambut menjadi hal yang umum dilakukan oleh konsumen Indonesia dikarenakan berbagai macam faktor seperti menutupi uban, ingin rambut bercahaya, mengikuti tren, dan lain sebagainya. Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian yaitu eksperimen sederhana. Penelitian akan dibagi menjadi dua tahap yaitu tahap pretest dan tahap studi utama. Pada tahap pretest akan ditentukan 4 macam merek dari masing-masing produk, kemudian dikembangkan sebuah kuisioner untuk melihat merek yang memiliki citra kuat dan lemah bagi konsumen. Hasil penelitian pada tahap pretest digunakan untuk mengembangkan rancangan gabungan produk yang terdiri atas gabungan produk dengan merek kuat (Wella) dan kuat (Pantene), merek kuat (Wella) dan lemah (Zinc), merek lemah (Sasha) dan kuat (Pantene) dan lemah (Sasha) dan lemah (Zinc). Kemudian memasuki tahap studi utama, peneliti mengembangkan kuisioner baru untuk menganalisis hipotesis yang telah ditentukan sebelumnya. Hasil dari analisis yang dilakukan dengan menggunakan metode analisis regresi berganda didapatkan bahwa jender tidak memberikan pengaruh pada minat beli gabungan produk (empat model gabungan produk). Kemudian pada variabel harga, hanya memberikan pengaruh pada minat beli gabungan produk yang memiliki ekuitas merek sama kuat (Wella dan Pantene) dan ekuitas merek lemah dan kuat seperti Sasha dan Pantene. Harga tidak memberikan pengaruh pada minat beli gabungan produk yang memiliki ekuitas merek sama lemah (Sasha dan Zinc) dan ekuitas merek kuat lemah seperti Wella dan Zinc. Perbedaan pada hasil yang ditunjukkan oleh variabel harga untuk produk dengan ekuitas merek kuat lemah atau merek lemah kuat disebabkan adanya perbedaan harga yang tidak terlalu jauh pada produk dengan ekuitas merek sama kuat (Wella dan Pantene) dengan ekuitas merek kuat lemah (Wella dan Zinc). Hasil untuk kedua variabel merek dan pengetahuan akan produk ditemukan bahwa kedua variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat beli keempat model gabungan produk. Dari analisis diatas dapat disimpulkan bahwa pemasar dapat mempertimbangkan faktor merek dan pengetahuan akan produk dari konsumen ketika merancang atau mendesain suatu gabungan produk.

-

Kata Kunci : gabungan produk, produk harian, analisis regresi berganda


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.