EVALUASI PELAKSANAAN ALIANSI STRATEGIK BNI DENGAN PERUSAHAAN MULTIFINANCE DALAM BISNIS KREDIT KONSUMTIF
Donny Aria Sukmana, John Soeprihanto, Ph.D.
2012 | Tesis | S2 Magister ManajemenIndustri perbankan merupakan sebuah industri yang terus mengalami perkembangan baik dari sisi teknologi dan pelayanan yang diberikan kepada nasabahnya. Salah satu pelayanan yang diberikan perbankan adalah penyaluran kredit konsumtif dalam upaya memudahkan masyarakat guna memiliki rumah, mobil atau barang-barang konsumtif lainnya. BNI menggunakan strategi aliansi dengan perusahaan multifinance dalam penyaluran kredit konsumtifnya, sebagai sebuah alat aliansi strategik, biaya yang dikeluarkan oleh bank dapat dikurangi dan mitigasi risiko juga dapat dilakukan dengan lebih baik yang berujung pada rendahnya pricing yang diberikan kepada debitur dan meningkatkan competitive advantage diantara peer-nya serta pengadministrasian kredit secara lebih baik dan akurat. Penelitian ini mendeskripsikan tahapan-tahapan sebuah aliansi strategik antara BNI dengan perusahaan multifinance seperti yang dikatakan oleh Faulkner (1995), Child & Faulkner (1998) dan Buchel et.al (1998), yaitu tahap formasi, operasi dan evaluasi. Dengan menggunakan content analysis guna menggambarkan secara lengkap situasi dalam tahap formasi dan operasi sedangkan dalam tahap evaluasi dilakukan dengan analisis komparasi pertumbuhan kredit, kredit macet antara realisasi dengan target yang dicapai oleh BNI selama 2005 – 2010 serta proses bisnis dan SLA yang diterapkan. Dari penelitian ditemukan bahwa dalam aliansi BNI dengan perusahaan multifinance dimulai dengan kekurangan dana perusahaan multifinance sehingga perlu meminjam kepada BNI untuk membiayai kendaraan calon debitur kemudian pencairan kredit didasarkan oleh kesepakatan bersama ditambah dengan pemenuhan semua ketentuan dalam perjanjian kredit oleh perusahaan multifinance. Komunikasi memerankan peranan penting dalam aliansi terutama menyelesaikan isu-isu sensitive diantara keduanya. Terakhir strategi aliansi dengan perusahaan multifinance mampu meningkatkan portofolio pinjaman konsumtif kendaraan ratarata sebanyak 15% secara year on year dengan tetap menjaga rasio NPL dibawah 5% sesuai dengan aturan Bank Indonesia.
Banking industry is a thriving industry which continues to grow from technological and services sides to service its costumer. One of its main services is the disbursement of consumer loan in order to make people easier to have and own all kind of consumer goods and services. BNI uses alliance strategic with mutifinance company as a mean to distribute its consumer loan and by doing so it is also able to reduce BNI’s cost and to mitigate risks in a better way which in turn can lower its pricing policy to the public, increase competitive advantage among its peer and better also accurate credit administration. This research describes the stages that are being passed by BNI and multifinance company in an alliance strategic partnership according to Faulkner (1995), Child & Faulkner (1998) dan Buchel et.al (1998), these states are: Formation, Operation and Evaluation. By using content analysis, this research describe vividly the situation in stages formation and operation while in evaluation stage, a comparation analysis is used to determined the success of the alliance strategy by comparing loan growth portfolio, NPL control during 2005 – 2010 and business process including service level agreement. The research found that an alliance between BNI and multifinance company was formed due to the lack of fund needed by the latter in order to operate later loan disbursement was made under the terms of a credit agreement. Other than that communication also played an important role in terms to ensure the cooperation walks in its corridor and to minimize sensitive issues that were aroused. Strategic alliance proved to be pivotal in increasing BNI’s consumer banking, throughout 2005 – 2010 consumer loan specifically vehicle loan increased 15% year on year and maintain its NPL ratio below 5% as being ordered by Bank Indonesia.
Kata Kunci : Perbankan, Aliansi Strategik, Perusahaan Multifinance dan Kredit Konsumen.