ANALISIS STRATEGI OUTSOURCING TERHADAP CRITICAL FUNCTION PADA DIVISI SERVICE DI PT ABC
Ely Mulyani Radi, Mahfud Sholihin, M.Acc., Ph.D.
2012 | Tesis | S2 Magister ManajemenOutsourcing merupakan penggunaan sumberdaya yang berasal dari luar perusahaan secara strategis untuk menjalankan aktivitas-aktivitas yang biasanya dilakukan perusahaan secara internal. Outsourcing telah menjadi suatu praktik yang umum dilakukan oleh perusahaan dan menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mencapai keunggulan bersaing. Dengan menerapkan outsourcing, perusahaan mampu mendapatkan keuntungan di pasar secara lebih ekonomis dibandingkan jika aktivitas tersebut dilakukan secara internal. Saat ini outsourcing menjadi lebih global dan lebih luas lingkupnya sehingga dapat melibatkan lebih banyak fungsi bisnis dan pengaturan yang lebih rumit. Strategi ini dapat juga diterapkan pada fungsi bisnis yang bersifat core-function/critical function. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisa penerapan strategi outsourcing terhadap critical function pada suatu divisi servis dengan menggunakan model outsourcing yang disusun oleh Mohr et al. Data yang diperlukan dalam penelitian ini dikumpulkan dari berbagai dokumen internal dan eksternal yang terkait dengan implementasi outsourcing serta wawancara dengan pihak yang terlibat dalam proses implementasi strategi ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa perusahaan menerapkans trategi outsourcing dimana hubungan yang dijalin dengan penyedia layanan bersifat strategic, dekat dan jangka panjang. Jenis outsourcing seperti ini diperlukan untuk meminimumkan resiko yang terkait dengan kekayaan intelektualnya.Selain itustrategi outsourcing ini telah membantu perusahaan untuk dapat bersaing pada segmen pasar yang lebih kecil.
Outsourcing is the strategic use of outside resources to perform activities that are usually handled by internal staff and resources. Outsourcing has become a common practice over the years and part of company’s strategy to gain a competitive advantage. By implementing outsourcing, companies can gain in markets that would otherwise be uneconomical. Outsourcing scope has become expanded and involving more business functions and requires more complex arrangement. It can be implemented not only to non-core function but also to core-function/critical function. The main purpose of the study is to analyze the application of outsourcing strategy of the critical function in a service division. The writer analyzes the implementation of the outsourcing strategy and map the characteristic using the outsourcing model developed by Mohr et al. to define the reason of the implementation, the type of the outsourcing strategy and the implementation process in order to minimize the risk related to outsourcing of the core competency. Data on this study collected from internal and external documentation related to the outsourcing implementation within the service division as well as interview with the management and workshop staffs. The study finds that the company implementing a strategic outsourcing in which strategic relationship, close and long term. Company has managed the relationship properly in such strategic outsourcing arrangement in order to minimize the risk related to its intellectual property as well as sustainable development with outsourcing partner in the future.
Kata Kunci : strategic outsourcing, fungsikritikal, model outsourcing