PENGEMBANGAN MODEL HIDROLOGI-HIDRAULIKA UNTUK PENGENDALIAN BANJIR WILAYAH SUNGAI BENGAWAN SOLO HULU
Ridwan Fauzi Rakhman, Dr. Ir. Rachmad Jayadi, M. Eng.
2012 | Tesis | S2 Mag.Pengl.Bencana AlamPengendalian banjir yang dilakukan oleh otoritas Waduk Wonogiri adalah berkaitan dengan keputusan pengaturan bukaan pintu pelimpah (spillway) sedemikian sehingga tidak terjadi limpasan berlebih di daerah hilir waduk. Pengambilan keputusan akan berjalan dengan baik, cepat, dan tepat jika didukung dengan sistem informasi terpadu berupa perkiraan hidrograf banjir yang terjadi dan penelusuran banjir melalui waduk. Penelitian tentang pengembangan model hidrologi untuk perkiraan hidrograf banjir inflow, penelusuran banjir, dan karakteristik hidrograf banjir di hilir Waduk Wonogiri telah dilakukan, namun masih bersifat parsial. Untuk itu diperlukan sebuah model hidrologi-hidraulika yang mampu memadukan model-model parsial yang telah dikembangkan tersebut. Model ini akan dapat digunakan sebagai pendukung sistem informasi dalam pengambilan keputusan operasi bukaan pintu spillway Waduk Wonogiri. Dengan demikian pelaksanaan pengendalian banjir di wilayah Sungai Bengawan Solo Hulu diharapkan dapat dilakukan secara terpadu dan lebih efektif daripada sebelumnya. Perangkat lunak aplikasi pendukung keputusan bukaan pintu spillway Waduk Wonogiri pada periode banjir dikembangkan dengan menggunakan pemrograman Visual Basic dan MySQL. Pada proses perhitungan terdapat dua simulasi perhitungan yaitu flood forecasting dan flood routing. Simulasi flood forecasting adalah untuk memperkirakan hidrograf banjir inflow yang didapat berdasarkan informasi hujan realtime dari 14 stasiun hujan di 8 DAS pada DTA Waduk Wonogiri. Simulasi flood routing untuk mendapatkan bukaan pintu spillway Waduk Wonogori berdasarkan tinggi muka air waduk dan debit release sesuai dengan pedoman operasi waduk pada periode banjir dan kriteria pengendalian banjir yang telah ditetapkan. Hasil pengembangan perangkat lunak menunjukkan informasi hasil monitoring hujan secara realtime di 14 stasiun hujan yang diterima oleh pengguna aplikasi dapat langsung diolah menjadi hidrograf banjir inflow Waduk Wonogiri. Selanjutnya dengan informasi tinggi muka air waduk dan tinggi bukaan awal pintu spillway dapat diketahui operasi bukaan pintu spillway yang optimal pada setiap waktu tinjauan. Diharapkan perangkat lunak ini dapat digunakan oleh otoritas Waduk Wonogiri sebagai sistem informasi pendukung pengambilan keputusan berkaitan dengan operasi pintu spillway pada periode banjir.
Flood control of the upper Bengawan Solo River basin that conducted by the Wonogiri Reservoir authority is related to the decision making process for spillway gates opening operation so that excess outflow does not occur in the downstream area. The decision-making have to be done rapidly and accurately which is supported by an integrated information system such as flood forecasting and reservoir flood routing. Research on the development of hydrologic models to estimate flood inflow hydrograph, reservoir flood routing, and the characteristics of flood hydrograph in downstream area of the reservoir has been done, but still as partial work. Therefore it is required a hydrology-hydraulics model that able to integrate the developed partial models. This model will be used as supporting information systems in decision-making process for spillway gates opening operation. Thus flood control implementation in the upper Bengawan Solo River is expected to be done in an integrated and more effective than ever before. The decision support software for spillway gates opening operation on the flood period was developed using Visual Basic and MySQL. There are two simulation process on this application. First, flood forecasting simulation is to estimate flood inflow hydrograph based on realtime rainfall information obtained from 14 rain gauge stations in 8 watershed’s Wonogiri Reservoir. Second, reservoir flood routing simulation is to obtain the spillway gates opening operation based on reservoir water level and discharge outflow in accordance with the guidelines of reservoir operations during the flood period and flood control criteria have been established. The results of the study showed the realtime results of hydrology network monitoring can be directly to be used for forecasting flood hydrograph entering Wonogiri Reservoir. Then, based on reservoir water level information and initial spillway gates opening, optimal spillway gates opening operation will be calculated at every considered time of operation. This application is expected to be used by the Wonogiri Reservoir authority as decision support information systems related to the spillway gates opening operation during the flood period.
Kata Kunci : operasi pintu spillway, flood forecasting, flood routing