Laporkan Masalah

PENGARUH PELATIHAN KETERAMPILAN HIDUP UMUM TERHADAP KEMATANGAN VOKASIONAL DAN EFIKASI DIRI REMAJA PANTI SOSIAL BINA REMAJA

FERA ARISATYO DIMYATI, Prof. Dr. Endang Ekowarni, Psi

2012 | Tesis | S2 Magister Profesi Psikologi

Permasalahan yang banyak dihadapi remaja saat ini adalah keinginannya yang tidak dapat melanjutkan sekolah atau putus sekolah. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah melalui Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) dengan memberikan keterampilan kerja. Namun yang terjadi, mereka belum memiliki keyakinan terhadap kemampuan yang dimilikinya serta kesiapan untuk bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pelatihan keterampilan hidup umum mampu meningkatkan kematangan vokasional dan efikasi diri pada remaja Panti Sosial Bina Remaja. Pada penelitian ini, remaja diberi perlakuan pelatihan keterampilan hidup umum yang bertujuan untuk meningkatkan kematangan vokasional dan efikasi diri. Adapun dalam pelatihan diberikan materi mengenai personal skills, thingking skills, dan social skills. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja putus sekolah yang mengikuti keterampilan kerja di PSBR. Pengukuran akan dilakukan dengan menggunakan skala kematangan vokasional dan skala efikasi diri yang diberikan pada saat sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan. Penelitian dilakukan dengan disain eksperimen the pretest-posttest control group design. Hasil analisis dengan menggunakan anava campuran menunjukkan bahwa perlatihan kecakapan hidup general mampu meningkatkan kematangan vokasional dan efikasi diri.

The problems that many adolescents encountered today is school drop out. The government try to manage this problem by providing job skills training through Social Institution Services for Adolescent Development. In fact, there are many adolescents who attending to this institutional training have both self efficacy and job readiness yet. The study is aimed to determine whether the general life skills training can improve the vocational maturity and self-efficacy in adolescents in Social Institution Services for Adolescent Development. In this research, adolescent were given future orientation training aiming to increase the vocational maturity and self-efficacy. Content of the training were personal skills, thinking skills, and social skills. Subjects in this study is school dropout adolescents who attending job skills training. Measurements were performed by using a vocational maturity scale and self-efficacy scale which is given at the time before and after training. This study used an experimental design used was the pretest-posttest control group design. The results applied ANOVA mixed analysis showed that general life skills training can improve both the vocational maturity and self-efficacy.

Kata Kunci : Pelatihan kecakapan hidup general, kematangan vokasional, efikasi diri, remaja putus sekolah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.