PENGARUH NARSISISME PADA PERILAKU KERJA KONTRA PRODUKTIF DENGAN KEADILAN ORGANISASIONAL SEBAGAI PEMODERASI
Zainnur M. Rusdi, Dr. T. Hani Handoko, MBA.
2012 | Tesis | S2 ManajemenNarsisisme merupakan salah satu bentuk kepribadian. Seorang narsisis cenderung terlibat dengan perilaku agresif dan perilaku menyimpang lain apabila egonya terancam. Ancaman terhadap ego akan mengarahkan narsisis pada perilaku kerja kontra produktif yang mengganggu organisasi. Perilaku kerja kontra produktif sering dikaitkan dengan keadilan organisasional, karena seseorang akan melakukan perilaku kerja kontra produktif apabila dirinya merasakan adanya ketidakadilan di tempat kerja. Persepsi ketidakadilan akan memperkuat pengaruh narsisisme pada perilaku kerja kontra produktif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh narsisisme pada perilaku kerja kontra produktif dengan keadilan organisasional sebagai pemoderasi. Survei dilakukan terhadap 220 manajer perusahaan di Bandar Lampung. Kuesioner yang terkumpul sebanyak 173 kuesioner, namun hanya 164 kuesioner yang dapat diolah. Analisis data menggunakan moderated regression analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narsisisme tidak berpengaruh pada perilaku kerja kontra produktif, selain itu keadilan distributif dan keadilan prosedural tidak memoderasi pengaruh positif narsisisme pada perilaku kerja kontra produktif. Namun, keadilan interaksional memoderasi pengaruh positif narsisisme pada perilaku kerja kontra produktif.
Narcissism is one of personality traits. Narcissist is likely to involved in aggressive behavior and other deviant when ego is threatened. Ego threat will lead to counterproductive work behavior that harm organization. Counterproductive work behavior is often linked to organizational justice, because someone will involved in counterproductive work behavior when perceived injustice in workplace. Perceived injustice will strengthen the influence of narcissism on counterproductive work behavior. The purpose of this study is to examine the influence of narcissism on counterproductive work behavior with organizational justice as moderator. The survey was conducted of 220 managers of the companies in Bandar Lampung. The collected questionnaires are 173 questionnaires, but only 164 questionnaires that can be processed. Moderated regression analysis is used for data analysis. The results showed that narcissism did not influence counterproductive work behavior, in addition, distributive justice and procedural justice did not moderate the positive influence of narcissism on counterproductive work behavior. However, interactional justice moderated the positive influence of narcissism on counterproductive work behavior.
Kata Kunci : narsisisme, perilaku kerja kontra produktif, keadilan distributif, keadilan prosedural, keadilan interaksional dan moderasi.