PENGARUH PENGANGGARAN BELANJA DAERAH TERHADAP PEMULIHAN BENCANA BANJIR DI KOTA GORONTALO
Sujono Said Antule, S.E., Drs. Ahmad Jamli, M.A.
2012 | Tesis | S2 Magister Ek.PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi penganggaran belanja daerah dalam DPA-SKPD Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Gorontalo, pasca banjir tahun 2008, terhadap pemulihan bencana banjir mengabil lokus penganggaran belanja modal kegiatan pusat-pusat pengendali banjir yang menyebabkan banjir di Kota Gorontalo. Di samping itu, penelitian ini pula bertujuan, mengetahui hubungan keeratan antara total belanja konstruksi dengan nilai belanja konstruksi, kaitannya dengan penganggaran belanja modal di Provinsi Gorontalo tersebut. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data DPA-SKPD bidang konstruksi tahun anggaran 2009, diperoleh dari Badan Keuangan Provinsi Gorontalo. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan model Analisis Satuan Belanja (ASB) untuk menghitung tingkat efisiensi penganggaran belanja modal konstruksinya dan analisis korelasi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penganggaran belanja modal konstruksi kegiatan penanggulangan pusat pengendali banjir Tahun Anggaran 2009, terendah Rp91.100 dan tertinggi Rp108.460.814 dengan total Rp890.380.833. terjadi indikasi inefisiensi. Hubungan keeratan total belanja konstruksi dan nilai konstruksi dikatakan positif karena hasil koefisien Korelasinya sebesar 0,937 mendekati 1 (satu)atau 93.70 persen
This research aims to analyze the efficiency of budgetary expenditures in the DPA-SKPD Gorontalo Provincial Department of Public Works, after the flooded of 2008, to the flood disaster recovery take locus of capital budgeting activities of flood control centers that caused of flood in Gorontalo City. In addition, this research also aims, knowing the closeness of the relationship between total construction spending with the value of construction spending, related to capital budgeting in the Province of Gorontalo. The data used in this research are data SKPD-DPA Construction budget year 2009, obtained from the Board of Finance Province of Gorontalo. The method of the analysis that used in this research is descriptive quantitative analysis by using a model of Expenditure Unit Cost Bad Budgeting (ASB) to calculate the efficiency of capital budgeting and construction of a simple correlation analysis. Furthermore, the result of data analysis and investigation of the capital budgeting construction of flood control center handling activities for Fiscal Year 2009, the lowest Rp91,100 and the highest Rp108.460.814 for a total Rp890.380.833. there are indications of inefficiency. Closeness of the relationship of total construction spending and construction value are could to be positive because the correlation coefficient of 0.937 are approaching 1 (one) or 93.70 percent
Kata Kunci : anggaran, kendala anggaran, fungsi anggaran, eksternalitas barang publik