RISIKO KETERLAMBATAN PERKEMBANGAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DENGAN HIPERBILIRUBINEMIA PADA UMUR 3 BULAN
I GST AG GD AG. WIRADHARMA, dr. Ekawaty Lutfia Haksari, MPH, SpA(K)
2012 | Tesis | S2 Kedokteran Klinik/EKKeterlambatan perkembangan sejak masa prenatal, perinatal atau pascanatal dapat terjadi karena berbagai faktor, diantaranya Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) dan hiperbilirubinemia. Penelitian ini untuk mengetahui besar risiko terjadinya keterlambatan perkembangan anak usia 3 bulan pada BBLR yang menderita hiperbilirubinemia dibandingkan BBLR tanpa hiperbilirubinemia. Penelitian ini merupakan penelitian kohort prospektif. Subyek penelitian adalah BBLR yang menderita hiperbilirubinemia yang memenuhi kriteria inklusi dan eklusi. Besar sampel adalah 46 orang. Keterlambatan perkembangan diukur dengan instrumen Mullen Scale’s of Early Learning (MSEL). Data dianalisis dengan uji Chi Squre dan menghitung risiko relatif (RR) dengan kemaknaan p < 0,05. Risiko keterlambatan perkembangan usia 3 bulan pada BBLR Kecil Masa Kehamilan (KMK) dibandingkan BBLR Sesuai Masa Kehamilan (SMK) adalah 14 kali pada KMK dengan Interval Kepercayaan (IK) 95% (1,104-193,235) dan nilai p = 0,042 sedangkan pada hiperbilirubinemia 1,5 kali dibandingkan tanpa hiperbilirubinemia dengan IK 95% (0,288-7,476). Hiperbilirubinemia dan BBLR KMK merupakan faktor risiko keterlambatan perkembangan anak usia 3 bulan.
Developmental delay since prenatal, perinatal or postnatal periode can occur because of variety factors, of them low birth weight infant and hyperbilirubinemia. This study to find the major risk of the developmental delay occurrence in infants aged 3 months with low birth weight who had suffered from hyperbilirubinemia compared with those without hyperbilirubinemia. This is a prospective cohort study. The subjects of this study were the low birth weight infants suffering hyperbilirubinemia whose met the inclusion and exclusion criteria. The sample size of this study was 46 infants. The developmental delay measured using Mullen Scale’s of Early Learning (MSEL) instrument and being analyzed with chi square test and calculate the relative risk with significancy level p < 0.05. Risk of developmental delay in 3 month old in low birth weight small gestasional age infants than low birth weight appropriate gestasional age is 14 times in small gestasional age with 95% confident interval (1,104-193,235) and p value 0,042 and in hyperbilirubinemia 1.5 times than without hyperbillirubinemia with 95% confident interval (0,288-7,476). Hyperbilirubinemia and low birth weight small gestasional age is a risk factor for developmental delay in infants aged 3 months old.
Kata Kunci : BBLR, hiperbilirubinemia, keterlambatan perkembangan