STRATEGI PENGEMBANGAN OBYEK WISATA BAHARI KABUPATEN NABIRE PROVINSI PAPUA
Corneeles Anthonius nicolaas, SE, Drs. Ahmad Jamil, M.A.
2012 | Tesis | S2 Magister Ek.PembangunanTesis ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan objek wisata bahari di Kabupaten Nabire untuk meningkatkan jumlah wisatawan manca negara dan nusantara yang berkunjung ke Kabupaten Nabire. Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan survei yang menggunakan kuesioner dan pertanyaan tertutup (likert scale). Mengunakan persepsi responden, skala likert dan skoring/ranking, dilakukan uji validitas data hasilnya valid, selanjutnya dilakukan uji reliabilitas hasil yang diperoleh lima variebel kontruk reliable yang akan dilakukan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang meningkatkan jumlah kunjungan wisata bahari adalah perbaikan infrastruktur, fasilitas yang tersedia. Persepsi responden terhadap obyek wisata untuk hal-hal penting yaitu pesona ekosistem terumbu karang di lokasi obyek wisata dan peranan Pemerintah Daerah dalam pengembangan obyek wisata bahari. Rencana tata bangunan dan lingkungan, penerimaan pendapatan asli daerah, pelanggan dan pelayanan informasi obyek wisata. Penilaian responden terhadap fasilitas dan infrastruktur yang harus dikembangkan yaitu keberadaan listrik ditempat/lokasi obyek wisata, akomodasi (vila/homestay), di tempat obyek wisata, jaringan telepon, wc/toilet, restoran/kafetaria dan air bersih.
This study objective was to formulate a strategy of maritime tourism object development (coral ridge ecosystem) to increase amount of foreign and domestic tourists visiting the Nabire District. This research was done by survey approach using questionnaires with closed end question. Using respondent perception, and scoring/ranking, the researcher did validity test for valid results; furthermore, reliability of results was tested by using 5 variables of reliable construct. The results of research indicated that the respondent perception for tourism objects concerned with important things, such as, view of coral ridge ecosystem in locations of tourism objects and role of local government in developing maritime tourism objects, building and environmental construction plans, original local income earnings, customers and information service of tourism objects. Respondent evaluation for facility and infrastructure, which had to be developed, was presence of local electricity/locations of tourism objects, accommodations (villas/home stays), diving equipment, snorkeling in tourism objects, telephone lines, WC/Toilet, restaurants/cafeteria and clean water.
Kata Kunci : Wisata bahari, manajemen strategi, persepsi responden, dan skoring.