EVALUASI KINERJA PEGAWAI KANTOR KESEHATAN PELABUHAN JAMBI DALAM PEMERIKSAAN SANITASI DI KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS III JAMBI
Sri Wahyuni Mardiana, Prof. dr. Hari Kusnanto, Dr,PH
2012 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Undang-undang Kesehatan nomor 36 tahun 2009 pasal 152 menyebutkan pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat bertanggung jawab melakukan upaya pencegahan, pengendalian dan pemberantasan penyakit menular serta akibat yang ditimbulkan. Salah satu upaya untuk pencegahan dan pengendalian penyakit lintas Negara adalah karantina. Untuk mencegah, melindungi dan mengendalikan terjadinya penyebaran penyakit secara internasional sebagaimana tujuan dari International health regulation (IHR) diperlukan suatu core capacity suatu organisasi yang tangguh dan benar-benar siap untuk melindungi masyarakat dunia. Kinerja para petugas sangat perlu diperhatikan untuk dapat menangkal masuknya penyakit menular ke suatu wilayah tertentu. Tujuan Penelitian: mengevaluasi kinerja dari segi kemampuan, pelatihan dan motivasi serta dukungan organisasi, access, dana, sarana dan prasarana serta petunjuk teknis terhadap kegiatan pemeriksaan sanitasi kapal di KKP Kelas III Jambi. Metode Penelitian: jenis penelitian evaluasi kinerja dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus. Subjek penelitian adalah petugas pelaksana kegiatan dan pembuat komitmen terhadap kegiatan pemeriksaan sanitasi kapal di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Jambi. Hasil Penelitian: menunjukan keterbatasan sarana dan prasarana pendukung kegiatan, kepemimpinan yang transaksional, juknis yang tidak sesuai dengan pelaksanaan di lapangan, dana yang tidak mencukupi untuk menunjang kegiatan, jarak yang jauh, motivasi yang kurang baik dari petugas. Kesimpulan: dukungan organisasi sangat berpengaruh terhadap kinerja petugas sebagai pelaksanaan kegiatan.
Background: Health Law no 36 of 2009 article 152 stipulates that goverment, regional goverment and communities are responsible for the prevention, control, and eradication of infectious deseases as well as the impact posed. One of the efforts for prevention and control of cross-country deseases is quarantine. Based on the International Health Regulation (IHR), a solid and a fit core capacity are needed in preventing, protecting and controling the spread of international scale decease for world society. The performance of staffs is needed to prevent the communicable decease into a certain area. Research purpose: Evaluating the working performance specified in skill, drill and motivation also organisation support, acces, fund, facility and infrastructure and technical lead toward the ship sanitation inspection in KPP class III Jambi. Research methods : This researchis using the qualitative descriptive method of work performance evaluation with study case design. The subjects of this research are the implementing activities staffs and comitment practitioners to ship sanitation inspection in port health office class III Jambi Research result: Showing the limitation of facility and infrastructure in supporting activities, transactional leadership, technical guidelines which don’t correspond to the field implementation, insufficient funds to support activities, long distance, and lack of good motivation from the staffs Conclusion: Organisation support is greatly affect to the staffs’ performance as the activities’ implementation
Kata Kunci : evaluasi kinerja, pemeriksaan sanitasi kapal, jambi