Laporkan Masalah

VALIDITAS PEWARNAAN TOLUIDINE BLUE SEBAGAI PETANDA ADANYA KARSINOMA SEL SKUAMOSA DI NASOFARINGS

INAWATI BOBOT, DR.dr. Bambang Hariwiyanto, Sp.THT-KL(K)

2012 | Tesis | S2 Ked.Klinik/MS-PPDS

Karsinoma nasofarings (KNF) merupakan jenis keganasan sel skuamosa yang berasal dari epitel nasofarings, banyak ditemukan di daerah Asia Tenggara dan Cina Selatan. Karsinoma nasofarings menduduki peringkat pertama penyakit yang ada di poliklinik onkologi THT RS DR. Sardjito Yogyakarta dan KSS merupakan peringkat pertama dibanding jenis histopatologi tumor lainnya. Biopsi merupakan baku emas pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis karsinoma nasofarings. Pewarnaan Toluidine blue (TB) telah digunakan lebih dari empat puluh tahun untuk mendeteksi adanya keganasan pada mukosa. Penelitian ini menggunakan desain uji diagnostik dengan subjek adalah semua pasien dengan kecurigaan karsinoma nasofarings di poliklinik THT bagian onkologi RSUP Dr.Sardjito Yogyakarta yang akan dilakukan biopsi nasofarings dan memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Terhadap subjek penelitian dilakukan pewarnaan TB pada nasofarings, kemudian dilakukan biopsi dengan guiding endoskopi. Hasil biopsi diperiksa di bagian patologi anatomi. Pewarnaan TB dikatakan positif benar bila pada pewarnaan tampak warna biru tua hasil biopsinya adalah KSS, pewarnaan TB dikatakan negatif benar bila pada pewarnaan tidak biru hasil biopsinya tidak ditemukan sel ganas. Dalam penelitian ini didapatkan hasil sensitivitas pewarnaan toluidine blue sebagai pendeteksi adanya karsinoma sel skuamosa di nasofarings sebesar 86 % dan spesifisitasnya 67 %. Didapatkan nilai duga positif 86 % dan nilai duga negatif 67 %. Rasio kecenderungan positif pada penelitian ini yaitu 2,57 dan rasio kecenderungan negatifnya 0,21. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pewarnaan toluidine blue lebih mewarnai jaringan karsinoma sel skuamosa dibanding jaringan normal sehingga dapat menjadi petanda adanya karsinoma sel skuamosa di nasofarings.

Nasopharyngeal carcinoma is a squamous cell malignancy derived from epithel nasopharynx, commonly found in Southeast Asia and China. Nasopharyngeal carcinoma is the most common disease found in the ENT oncology clinic of Sardjito hospital and squamous cell carcinoma is the most than any other tumor histology. Biopsy is the gold standard examination for diagnosing nasopharyngeal carcinoma. Toluidine blue staining has been used more than 40 years to detect the presence of malignancy in the mucosa. This study use diagnostic test design, research subjects were all patients with suspected nasopharyngeal carcinoma who will perform a nasopharyngeal biopsy in accordance with inclusion criteria and exlusion criteria. Nasopharynx on study subjects stained with toluidine blue, then performed a biopsy with endoscopic guidance. Biopsi results examined in the pathological anatomy. Toluidine blue staining results true positive when appear blue color and the biopsi results are squamous cell carcinoma, toluidine blue staining results true negative when did not appear in blue and the biopsy results of the absence of squamous cell carcinoma. In this study the sensitivity of the toluidine blue staining for detection of squamous cell carcinoma in nasofarings was 86% and specificity was 67%. Obtained a positive predictive value of 86% and 67% negative predictive value. The positive likelyhood ratio in this research was 2.57 and the negative likelyhood ratio was 0.21. The conclusions in this study was toluidine blue could stained the tissue of squamous cell carcinoma compared to normal tissue so that it can be a marker of squamous cell carcinoma in nasofarings

Kata Kunci : Karsinoma nasofarings, pewarnaan toluidine blue.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.